“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;”
Kolose 1:13 mengingatkan kita bahwa Allah telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan. Kita dahulu hidup tanpa arah dan tanpa terang sejati. Dosa mengikat hati dan pikiran manusia. Namun Allah tidak membiarkan kita tetap terikat. Ia bertindak lebih dahulu oleh kasih karunia-Nya. Ia memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih. Kerajaan ini bukan hasil usaha manusia. Kerajaan ini adalah anugerah penebusan Allah. Yesus Kristus adalah Raja dalam Kerajaan ini. Pemerintahan-Nya penuh kasih dan kebenaran. Di bawah pemerintahan Kristus, hidup kita memiliki arah yang baru. Moralitas Kristiani lahir dari identitas yang baru ini. Kita hidup benar bukan untuk diselamatkan. Kita hidup benar karena sudah diselamatkan. Ketaatan adalah buah dari penebusan. Kasih menjadi dasar setiap tindakan kita. Kebenaran menjadi pedoman dalam setiap keputusan. Kita menolak kejahatan karena kita bukan lagi milik kegelapan. Kita memilih hidup kudus karena kita milik Kerajaan terang. Hidup moral adalah respons syukur kepada Allah. Setiap perbuatan baik memuliakan Raja kita. Setiap pilihan benar menyatakan kuasa Injil. Kerajaan Anak yang terkasih membentuk hati dan karakter kita. Di sanalah kita belajar hidup sesuai kehendak Allah. Inilah dasar teologis moralitas Kristiani yang sejati.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, kami bersyukur karena Engkau telah memindahkan kami ke dalam Kerajaan Anak-Mu yang terkasih. Ajarlah kami hidup benar sebagai respons atas anugerah penebusan-Mu. Pimpinlah kami agar setiap tindakan kami memuliakan Kristus, Raja kami. Terima kasih Tuhan Amin.”