“ 20 Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.”
Filipi 1:20 menunjukkan kerinduan terdalam Paulus sebagai anak Allah. Ia rindu agar Kristus dimuliakan dengan nyata melalui hidupnya. Kerinduan ini bukan tentang nama Paulus, tetapi tentang kemuliaan Kristus. Sebagai anak-anak Allah, kerinduan yang sama juga dipanggil ada dalam diri kita. Hidup orang percaya bukan milik dirinya sendiri. Hidup kita telah ditebus oleh Kristus melalui karya salib. Karena itu, tujuan hidup kita adalah memuliakan Dia. Paulus berkata bahwa baik melalui hidup maupun mati, Kristus harus ditinggikan. Ini menunjukkan penyerahan diri yang penuh kepada rencana Allah. Dalam perspektif perjanjian penebusan, hidup kita berada di dalam kedaulatan Allah. Allah bekerja melalui segala keadaan untuk menyatakan kemuliaan Anak-Nya. Anak-anak Allah tidak hidup untuk kenyamanan semata. Kita hidup untuk kesetiaan kepada Kristus. Memuliakan Kristus berarti taat dalam hal kecil dan besar. Memuliakan Kristus berarti setia di tengah penderitaan. Ketika Kristus dimuliakan, Injil dinyatakan dengan jelas. Dunia melihat siapa Kristus melalui kehidupan umat-Nya. Kerinduan sejati anak-anak Allah selalu mengarah kepada Kristus. Kerinduan ini dibentuk oleh anugerah, bukan oleh usaha manusia. Roh Kudus menolong kita hidup bagi kemuliaan Kristus. Dalam setiap musim hidup, Allah memanggil kita untuk setia. Kesetiaan ini menjadi kesaksian yang hidup. Melalui hidup kita, Kristus dinyatakan sebagai Tuhan. Inilah tujuan akhir hidup orang percaya. Kristus dengan nyata dimuliakan melalui anak-anak Allah.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, bentuklah kerinduan hati kami agar hidup kami hanya memuliakan Kristus. Tolong kami untuk setia dalam setiap keadaan yang Engkau izinkan. Kiranya melalui hidup kami, Kristus dinyatakan dengan nyata bagi dunia. Terima kasih Tuhan, Amin.”