“6 Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.”
Allah telah membuat kita menjadi pelayan-pelayan Perjanjian Baru, bukan berdasarkan kemampuan kita sendiri, melainkan karena kasih karunia-Nya. Paulus berkata bahwa Allah membuat kita mampu menjadi pelayan Perjanjian Baru, yaitu perjanjian yang dikerjakan oleh Roh. Pelayanan Perjanjian Baru tidak berpusat pada huruf yang membawa kematian, tetapi pada Roh yang memberikan kehidupan. Karena itu, kehidupan seorang pelayan Kristus harus mencerminkan kehidupan yang diberikan oleh Roh Kudus. Salah satu bukti kehidupan baru itu adalah kasih kepada sesama.Yesus memberikan perintah supaya kita saling mengasihi seperti Dia telah mengasihi kita. Kasih Kristen bukan hanya perasaan, tetapi keputusan untuk melakukan kebaikan kepada orang lain. Kasih mendorong kita untuk mengampuni ketika kita disakiti. Kasih juga mengajar kita untuk tetap peduli ketika orang lain sedang mengalami kesulitan. Sebagai pelayan Perjanjian Baru, kita dipanggil untuk membawa kehidupan, bukan luka dan pertengkaran.Kita tidak dipanggil untuk menghakimi sesama dengan kesombongan.
Kita dipanggil untuk menunjukkan kasih Kristus melalui perkataan dan perbuatan. Namun kita harus menyadari bahwa kita tidak mampu melakukan hal ini dengan kekuatan sendiri. Roh Kuduslah yang mengubah hati kita dan memampukan kita hidup dalam kasih. Inilah keindahan Perjanjian Baru, karena Allah bukan hanya memberikan perintah, tetapi juga memberikan Roh yang memampukan kita menaati-Nya. Kristus telah menjadi penggenapan janji Allah dan membawa kita masuk ke dalam hubungan yang baru dengan Allah. Melalui Kristus, kita menerima pengampunan dan kehidupan yang baru. Karena kita telah menerima kasih dan pengampunan Kristus, kita dipanggil untuk membagikannya kepada orang lain.
Kasih kepada sesama menjadi kesaksian bahwa Injil Kristus benar-benar bekerja dalam kehidupan kita. Ketika kita mengasihi, kita sedang menunjukkan karakter Kristus kepada dunia. Ketika kita mengampuni, kita sedang menyatakan karya penebusan Kristus yang telah mengubah kita. Ketika kita melayani dengan rendah hati, kita sedang menunjukkan bahwa hidup kita bukan lagi berpusat pada diri sendiri. Karena itu, jangan hanya menjadi pendengar firman, tetapi jadilah pelayan Perjanjian Baru yang menghadirkan kasih Kristus.
Biarlah Roh Kudus memenuhi hati kita sehingga kita mampu mengasihi bahkan ketika kasih itu terasa sulit. Kiranya melalui kehidupan kita, orang lain dapat melihat kasih Kristus dan mengenal kehidupan baru yang hanya ditemukan di dalam Dia.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui karya-Mu kami menerima kehidupan baru dan dipanggil menjadi pelayan Perjanjian Baru.
Penuhi kami dengan Roh Kudus agar kami mampu saling mengasihi, mengampuni, dan melayani dengan rendah hati seperti Engkau telah mengasihi kami.
Pakailah hidup kami menjadi kesaksian tentang kasih dan penebusan-Mu sehingga orang lain dapat mengenal Kristus melalui kehidupan kami. Amin!”