“6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Yesus berkata bahwa Dialah jalan, kebenaran, dan hidup. Perkataan ini menunjukkan bahwa manusia hanya dapat datang kepada Bapa melalui Yesus Kristus. Dunia sering mengajarkan bahwa keberhasilan adalah tujuan utama kehidupan. Banyak orang berusaha meraih pendidikan tinggi, pekerjaan yang baik, kekayaan, dan kedudukan yang terhormat. Semua pencapaian itu tidak salah jika digunakan dengan tujuan yang benar. Namun, pencapaian bukanlah tujuan tertinggi hidup orang percaya. Tujuan tertinggi kita adalah mengenal Kristus dan hidup bagi kemuliaan-Nya. Yesus tidak hanya menunjukkan jalan menuju Allah, tetapi Dialah satu-satunya jalan kepada Bapa. Dosa telah memisahkan manusia dari Allah sehingga manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Karena itu, manusia membutuhkan Penebus yang sanggup memulihkan hubungannya dengan Allah. Allah menggenapi rencana keselamatan-Nya melalui Yesus Kristus yang mati dan bangkit bagi umat-Nya. Melalui Kristus, kita menerima pengampunan dosa dan diperdamaikan dengan Allah. Keselamatan ini bukan hasil pencapaian manusia, melainkan anugerah Allah yang diterima melalui iman kepada Kristus. Oleh sebab itu, kita tidak boleh menjadikan prestasi sebagai dasar untuk merasa lebih berharga daripada orang lain. Kita juga tidak boleh mengukur keberhasilan hidup hanya berdasarkan pujian, jabatan, atau kekayaan. Semua kemampuan dan kesempatan yang kita miliki harus digunakan untuk mengenal, menaati, dan memuliakan Kristus. Ketika kita belajar dengan tekun, kita dapat menggunakan pengetahuan untuk melayani sesama. Ketika kita bekerja dengan jujur, kita menunjukkan bahwa Kristus memimpin kehidupan kita. Ketika kita memperoleh keberhasilan, kita belajar untuk bersyukur dan tidak menjadi sombong. Ketika kita mengalami kegagalan, kita tetap dapat berharap karena nilai hidup kita tidak ditentukan oleh hasil usaha kita. Kristus adalah kebenaran yang menuntun kita untuk membedakan kehendak Allah dari keinginan dunia. Kristus juga adalah hidup yang memberikan makna kekal bagi seluruh perjalanan kita. Karena itu, setiap pencapaian harus menjadi sarana untuk semakin mengenal Kristus dan melakukan kehendak-Nya. Marilah kita menjalani kehidupan dengan bekerja sungguh-sungguh, tetapi tetap menempatkan Kristus sebagai pusat segala sesuatu. Pada akhirnya, keberhasilan terbesar bukanlah ketika kita memiliki segala sesuatu, melainkan ketika seluruh hidup kita semakin mencerminkan Kristus.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah jalan, kebenaran, dan hidup yang membawa kami kepada Bapa. Tolonglah kami agar menggunakan setiap kemampuan, kesempatan, dan pencapaian untuk mengenal-Mu lebih dalam, melayani sesama, dan memuliakan nama-Mu. Ajarlah kami untuk tidak menjadikan keberhasilan dunia sebagai tujuan utama, tetapi menjadikan Engkau sebagai pusat dan tujuan seluruh kehidupan kami. Amin.”