“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”
“Aku adalah Alfa dan Omega,” firman Tuhan Allah, menyatakan otoritas-Nya sebagai Allah perjanjian yang kekal. Dia adalah yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang—sang Penguasa atas sejarah penebusan. Dalam narasi penebusan, inilah deklarasi bahwa Allah sendiri adalah awal dan akhir dari rencana keselamatan. Melalui Yesus Kristus, kita melihat manifestasi nyata dari Sang Alfa yang datang untuk menyatakan anugerah. Pembenaran adalah karya Allah dalam Kristus yang membebaskan kita dari kutuk hukum Taurat. Pengudusan adalah proses berkelanjutan yang mengubah kita sesuai gambar Anak-Nya. Kristus bukan hanya memulai iman kita, tetapi juga menyempurnakannya. Kita dibenarkan bukan karena kebenaran kita, tetapi karena kebenaran Kristus yang diperhitungkan bagi kita. Kita dikuduskan bukan oleh kekuatan sendiri, melainkan oleh Roh Kudus yang mendiami kita. Wahyu 1:8 mengingatkan kita bahwa Allah yang berdaulat tidak berubah dalam kasih dan kebenaran-Nya. Dalam perjanjian-Nya, Ia menjamin bahwa karya salib Kristus cukup untuk membenarkan orang berdosa. Ia juga menjamin bahwa mereka yang dibenarkan akan Ia kuduskan. Dalam perjalanan iman, kita mengalami kehadiran Kristus yang adalah Alfa, yang memanggil kita dalam kasih karunia. Dan kita dituntun kepada Omega, akhir dari segala sesuatu, di mana kita akan menjadi sempurna seperti Dia. Allah yang kekal itu bekerja dalam kita melalui perjanjian kasih-Nya. Anugerah pembenaran menjadi dasar bagi hubungan kita dengan Allah. Pengudusan menjadi buah dari hubungan itu. Tanpa anugerah, kita tetap mati dalam dosa. Namun karena kasih Allah yang kekal, kita dibangkitkan dalam kehidupan baru. Wahyu 1:8 menegaskan bahwa Allah tidak pernah gagal menepati janji-Nya. Ia adalah Tuhan yang Mahakuasa, yang memelihara umat-Nya sampai kesudahannya. Dia tidak berubah; kasih karunia-Nya tetap sama dari awal hingga akhir zaman. Maka, marilah kita hidup dalam keyakinan bahwa Dia yang memulai karya baik dalam kita akan menyempurnakannya. Alfa dan Omega menjadi jaminan bahwa tidak ada satupun dari umat tebusan yang akan hilang. Anugerah pembenaran adalah pintu masuk, dan pengudusan adalah perjalanan menuju kemuliaan. Dalam Kristus, kita hidup oleh iman dan dikuduskan oleh Roh. Inilah kekuatan Injil yang membebaskan dan mengubahkan. Kiranya Wahyu 1:8 menjadi pengingat bahwa Allah yang kekal mengikat diri-Nya dengan kita dalam kasih yang tak tergoyahkan.
Doa Hari Ini :
“Bapa, terima kasih atas Yesus yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku percaya Yesus adalah yang berkuasa dalam kehidupanku. Terima kasih Bapa, Amin!”