Allah di Pihak Kita

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Allah di Pihak Kita

Bacaan : Roma 8 : 31-39

“Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”

Roma 8:31 berkata, “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” Ayat ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya tidak pernah berjalan sendirian. Allah yang telah memilih dan mengasihi umat-Nya tetap setia memegang kita. Sejak dahulu Allah mengikat perjanjian dengan umat-Nya dan berjanji untuk menjadi Allah bagi mereka. Namun manusia berdosa tidak mampu hidup setia kepada Allah. Karena itu, Allah datang menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus. Di dalam Kristus, kita menerima pengampunan dan hidup yang baru. Salib Kristus menunjukkan bahwa Allah bukan hanya menyertai kita, tetapi rela memberikan Anak-Nya bagi kita. Kebangkitan Kristus menjadi bukti bahwa dosa dan kematian tidak memiliki kemenangan terakhir. Karena Kristus telah menang, kita tidak perlu hidup sebagai orang yang terus dikuasai ketakutan. Kita telah dimerdekakan untuk hidup sebagai anak-anak Allah. Kemerdekaan Kristen bukan berarti tidak pernah mengalami masalah. Kemerdekaan berarti kita tidak lagi menghadapi masalah sendirian. Ketika dunia melawan kita, Allah tetap berada di pihak kita. Ketika kita gagal, kasih karunia Allah tetap menopang kita. Ketika kita takut, janji Allah menjadi kekuatan bagi kita. Ketika masa depan terlihat tidak jelas, kita dapat tetap percaya kepada Allah. Tidak ada kuasa yang lebih besar daripada Allah yang menyelamatkan kita. Tidak ada tuduhan yang dapat membatalkan keselamatan yang telah Kristus kerjakan. Tidak ada penderitaan yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Karena itu, kita tidak perlu hidup dengan hati yang dikuasai rasa takut. Kita dapat berjalan dengan keberanian karena hidup kita berada dalam tangan Allah. Kita juga dipanggil untuk menunjukkan kemerdekaan itu melalui kehidupan yang taat kepada Kristus. Kemerdekaan bukan kesempatan untuk hidup sesuka hati, tetapi kesempatan untuk hidup bagi Tuhan. Setiap hari kita dapat berkata bahwa hidup kita adalah milik Kristus. Jadi, ketika menghadapi pergumulan, jangan hanya melihat besarnya masalah, tetapi lihatlah besarnya Allah. Ingatlah bahwa Allah yang memulai karya keselamatan juga akan memelihara kita sampai akhir. Karena Allah di pihak kita di dalam Kristus, marilah kita hidup merdeka, berani, dan setia kepada-Nya.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, terima kasih karena di dalam Kristus Engkau menjadi Allah yang menyertai dan memelihara kami. Tolong kami agar tidak hidup dalam ketakutan, tetapi berani berjalan dalam kemerdekaan yang telah Kristus berikan. Mampukan kami menggunakan hidup ini untuk taat, memuliakan-Mu, dan menjadi berkat bagi sesama. Amin.”