“5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Ibrani 13:5 mengingatkan kita untuk menjalani hidup dengan hati yang percaya kepada Tuhan. Firman Tuhan berkata bahwa Allah tidak akan membiarkan kita dan tidak akan meninggalkan kita. Janji ini menunjukkan bahwa kesetiaan Allah tidak bergantung pada keadaan hidup kita. Allah tetap setia ketika hidup kita berjalan mudah maupun ketika kita menghadapi kesulitan. Karena itu, kita tidak perlu menjalani hidup dengan ketakutan yang berlebihan. Tuhan hadir dan menyertai umat-Nya dalam setiap perjalanan hidup. Penyertaan Tuhan merupakan bagian dari kasih setia-Nya kepada umat perjanjian-Nya. Sejak Perjanjian Lama, Allah menyatakan diri sebagai Allah yang mengikat perjanjian dengan umat-Nya. Namun manusia sering tidak setia kepada Allah dan mudah melupakan janji-Nya. Kegagalan manusia tidak pernah membatalkan kesetiaan Allah. Dalam Kristus, janji penyertaan Allah mencapai kepenuhannya karena Kristus datang untuk menyelamatkan umat-Nya. Kristus sendiri menjadi bukti bahwa Allah tidak meninggalkan manusia yang berdosa. Melalui kematian dan kebangkitan Kristus, Allah mengerjakan penebusan yang sempurna bagi umat-Nya. Karena itu, orang percaya dapat menjalani hidup dengan keyakinan bahwa hidupnya berada dalam tangan Tuhan. Kita boleh memiliki kekhawatiran, tetapi kita tidak perlu dikuasai oleh kekhawatiran. Kita boleh menghadapi masalah, tetapi kita tidak menghadapinya sendirian. Tuhan menyertai kita ketika kita bekerja, belajar, melayani, membangun keluarga, dan menghadapi masa depan. Penyertaan Tuhan bukan berarti hidup kita selalu bebas dari masalah. Penyertaan Tuhan berarti kita memiliki Allah yang tetap bersama kita di tengah setiap masalah. Karena itu, kita dipanggil untuk belajar mencukupkan diri dan tidak menjadikan harta sebagai sumber keamanan utama. Kekayaan dapat berubah, keadaan dapat berubah, dan manusia dapat mengecewakan kita. Tetapi Allah yang telah berjanji tetap setia selama-lamanya. Maka, marilah kita menjalani setiap hari dengan iman kepada Allah yang memegang hidup kita. Ketika kita melihat kepada Kristus, kita diingatkan bahwa kasih dan kesetiaan Allah lebih kuat daripada ketakutan kita. Kiranya janji Tuhan dalam Ibrani 13:5 membuat kita hidup tenang, setia, dan berani karena kita tahu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang setia dan tidak pernah meninggalkan kami. Tolong kami untuk percaya kepada penyertaan-Mu ketika menghadapi kesulitan, kekhawatiran, dan ketidakpastian dalam hidup. Biarlah melalui Kristus kami semakin yakin bahwa hidup kami aman di dalam tangan-Mu dan kami dimampukan untuk hidup setia kepada-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”