Allahlah yang Mengerjakan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Allahlah yang Mengerjakan

Bacaan : Filipi 2 : 12 – 18

“12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, 13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”

Ibadah yang sejati dimulai dari hati yang taat kepada Tuhan. Rasul Paulus mengingatkan agar kita mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar. Hal itu bukan berarti kita menyelamatkan diri dengan usaha sendiri. Paulus justru menjelaskan bahwa Allahlah yang bekerja di dalam diri kita. Dialah yang memberi kemauan untuk taat kepada-Nya. Dialah juga yang memberi kemampuan untuk melakukan kehendak-Nya. Ini adalah anugerah yang luar biasa bagi setiap orang percaya. Sejak kita dipersatukan dengan Kristus, Roh Kudus terus membentuk hidup kita. Allah tidak meninggalkan anak-anak-Nya berjalan sendirian. Ia setia mengerjakan proses pembaruan hidup setiap hari. Karena itu, ibadah yang sejati bukan hanya terlihat saat berada di gereja. Ibadah yang sejati juga terlihat dalam ketaatan di setiap bagian kehidupan. Kita taat bukan untuk mendapatkan kasih Allah. Kita taat karena kita sudah menerima kasih Allah di dalam Kristus. Kristus telah lebih dahulu mengerjakan keselamatan melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Oleh sebab itu, kita hidup sebagai orang yang telah ditebus. Setiap langkah ketaatan adalah buah dari karya Allah di dalam kita. Ketika kita ingin melakukan yang benar, itu adalah pekerjaan Allah. Ketika kita memiliki kekuatan untuk meninggalkan dosa, itu juga adalah pekerjaan Allah. Ketika kita tetap setia di tengah pencobaan, Allah sedang bekerja di dalam kita. Semua kemuliaan karena itu hanya layak diberikan kepada Tuhan. Kesadaran ini membuat kita rendah hati dan tidak sombong atas kerohanian kita. Kita belajar bergantung kepada anugerah Tuhan setiap hari. Semakin kita menyerahkan hidup kepada-Nya, semakin nyata karya-Nya dalam hidup kita. Inilah ibadah yang sejati, yaitu hidup yang terus dibentuk oleh Allah untuk memuliakan Kristus. Kiranya setiap hari kita bersukacita karena Allahlah yang mengerjakan kehendak-Nya di dalam hidup kita.

Doa Hari Ini :

“Bapa di surga, terima kasih karena Engkaulah yang memberi kami kemauan dan kemampuan untuk melakukan kehendak-Mu melalui karya Kristus dan kuasa Roh Kudus. Tolong kami hidup dalam ketaatan yang lahir dari rasa syukur atas keselamatan yang telah Engkau anugerahkan, sehingga seluruh hidup kami menjadi ibadah yang sejati bagi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, amin.”