“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”
Ketika kita menerima Kristus sebagai Tuhan, kita dipanggil untuk hidup menyatu dengan Dia setiap hari. Hidup yang menyatu dengan Kristus berarti terus bertumbuh dalam iman kepada-Nya. Pertumbuhan iman bukan hanya tentang merasa dekat dengan Tuhan, tetapi tentang berakar kuat di dalam-Nya. Akar iman membuat kita kuat, walaupun dunia berusaha menggoyahkan kita. Banyak ajaran, pemikiran, dan godaan mencoba menarik kita menjauh dari Kristus. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa hanya Kristus yang memberi kepenuhan sejati. Dalam Kristus ada hikmat, kuasa, dan kepastian keselamatan. Ia adalah Kepala dari segala kuasa dan pemerintahan. Kristus bukan hanya mengajari kita mengenal kebenaran, tetapi membebaskan kita untuk hidup dalam kebenaran. Salib-Nya adalah jaminan bahwa hutang dosa kita telah dipatahkan. Ketika Ia mati dan bangkit, Ia membatalkan seluruh tuntutan yang menekan kita. Ia menelanjangi kuasa kegelapan yang dulu menahan kita. Itulah sebabnya orang percaya tidak lagi hidup sebagai tawanan dosa. Kita dipanggil untuk hidup sebagai orang merdeka di dalam Kristus. Kemerdekaan itu membawa sukacita yang tidak tergantung keadaan. Sukacita itu tumbuh ketika kita terus memandang Kristus. Orang yang tinggal di dalam Kristus tidak mungkin tetap kering secara rohani. Iman yang berakar pada Kristus akan bertunas dan menghasilkan keteguhan hidup. Keteguhan hidup akan terlihat dalam kesetiaan pada firman Tuhan. Kesetiaan pada firman Tuhan meneguhkan langkah kita di tengah badai dunia. Setiap badai justru membuat akar kita masuk lebih dalam di dalam Kristus. Itulah proses pertumbuhan rohani yang Tuhan izinkan. Pertumbuhan itu membawa kita pada kedewasaan dalam iman. Kedewasaan dalam iman membuat kita menjadi berkat bagi banyak orang. Mereka yang ditanam di dalam Kristus akan bertunas sesuai waktunya Tuhan. Tuhan tidak pernah mengabaikan orang yang hidup melekat pada-Nya. Hidup yang melekat pada Kristus pasti berbuah bagi kemuliaan Allah. Buah itu menjadi kesaksian nyata tentang kuasa kasih Tuhan. Sampai akhirnya dunia tahu bahwa Kristus adalah segala-galanya bagi hidup kita.
Doa Hari Ini:
“Tuhan Yesus, tanamkanlah kami semakin dalam di dalam Engkau agar hidup kami berakar kuat dan tidak mudah digoyahkan dunia. Biarlah kami bertumbuh dan menghasilkan buah yang memuliakan nama-Mu di mana pun Engkau menempatkan kami. Pimpinlah kami untuk selalu hidup dalam sukacita kemenangan karena Engkau telah membebaskan kami selamanya. Terima kasih Tuhan, Amin!”