Berharaplah Kepada Allah

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Berharaplah Kepada Allah

Bacaan : Mazmur 42 : 1 – 11

“ 5 (42-6) Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!”

Mazmur 42 menggambarkan jiwa yang haus akan Allah seperti rusa merindukan air. Gambaran ini menunjukkan bahwa hidup rohani adalah hidup yang bergantung penuh kepada Allah. Pemazmur sedang tertekan, sedih, dan merasa jauh dari hadirat Tuhan. Namun di tengah kesesakannya, ia tidak berhenti mencari Allah. Ia jujur mengakui air matanya siang dan malam. Ia juga mengingat kembali ibadah dan persekutuan umat Tuhan. Kenangan itu meneguhkan imannya bahwa Allah tetap setia. Pemazmur berbicara kepada jiwanya sendiri dengan tegas. Ia menegur hatinya yang gelisah dan putus asa. Ia berkata, “Berharaplah kepada Allah.” Pengharapan ini bukan perasaan kosong, tetapi iman kepada Allah perjanjian. Allah yang mengikat perjanjian tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam rencana penebusan-Nya, Allah selalu memelihara orang percaya. Kesedihan bukan tanda iman hilang. Kesedihan justru bisa menjadi jalan untuk kembali berharap kepada Allah. Hidup secara rohani berarti terus berharap meski keadaan belum berubah. Pengharapan kepada Allah memberi kekuatan baru setiap hari. Allah adalah sumber pertolongan yang sejati. Dia adalah gunung batu dan keselamatan kita. Pemazmur belajar memuji Allah bahkan sebelum masalah selesai. Inilah iman yang hidup dalam perjanjian Allah. Orang percaya dipanggil untuk hidup dengan arah pandang kepada Tuhan. Ketika jiwa tertekan, kita diingatkan untuk kembali berharap. Allah yang setia akan menyatakan pertolongan-Nya pada waktu-Nya. Karena itu, hiduplah secara rohani dengan terus berharap kepada Allah.

Doa Hari Ini :

“Tuhan Allah yang setia, kami datang kepada-Mu dengan jiwa yang sering lemah dan gelisah. Ajarlah kami untuk tetap berharap kepada-Mu dalam setiap keadaan hidup. Kuatkan iman kami agar kami hidup secara rohani dan memuliakan nama-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×