Berkasutkan Kerelaan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Berkasutkan Kerelaan

Bacaan : Efesus 6 : 15

“kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera”

Ketika Paulus berbicara tentang berkasutkan kerelaan, ia mengingatkan kita bahwa kehidupan Kristen adalah perjalanan rohani yang membutuhkan kesiapan hati. Kristus telah menang di kayu salib, namun kita dipanggil untuk berjalan dalam kemenangan itu dengan sikap yang rela. Kerelaan berarti hati yang bersedia mengikuti Tuhan tanpa paksaan. Kerelaan tumbuh dari kesadaran bahwa kasih Kristus telah lebih dulu mengasihi kita. Kita tidak melayani Tuhan untuk memperoleh kasih-Nya, melainkan karena kita sudah dikasihi tanpa syarat. Sepatu dipakai untuk bergerak, dan kerelaan adalah kekuatan yang mendorong kita untuk tetap melangkah di tengah tantangan. Tanpa kerelaan, iman menjadi pasif dan mandek. Dengan kerelaan, iman menjadi aktif dan bertumbuh. Melangkah dengan rela berarti memilih untuk taat meskipun keadaan tidak selalu mudah. Kerelaan juga berarti terus bersyukur atas anugerah yang sudah kita terima. Paulus menghubungkan kerelaan dengan Injil damai sejahtera, menunjukkan bahwa kerelaan hanya bertumbuh dari hati yang sudah mengalami damai Kristus. Ketika hati menerima damai Kristus, kaki akan siap bergerak bagi Kristus. Orang yang damai dengan Tuhan tidak akan takut menghadapi peperangan rohani. Kemenangan Kristus memberikan dasar bagi damai kita dan juga kerelaan kita. Kita tidak berjalan untuk mencari kemenangan, tetapi berjalan karena kita sudah menang dalam Kristus. Kerelaan membuat kita berani menyatakan Injil di mana pun kita berada. Kerelaan membuat kita tidak malu untuk menjadi terang. Kerelaan membuat kita tetap setia sekalipun tidak dihargai. Kerelaan membuat kita tetap mengasihi sekalipun orang lain mengecewakan. Kerelaan membuat kita tetap melayani sekalipun tubuh lelah dan hati berat. Kerelaan adalah respons syukur, bukan kewajiban yang membebani. Tuhan tidak mencari kesempurnaan kita, tetapi kerelaan kita untuk dipimpin. Ketika kita bersedia, Roh Kudus memberi kekuatan untuk melangkah. Ketika kita bersedia, firman Tuhan menjadi pelita bagi kaki kita. Ketika kita bersedia, hidup kita menjadi saksi kemenangan Kristus. Maka, marilah kita berkasutkan kerelaan dan berjalan dalam damai sejahtera dari Dia yang sudah menang untuk kita.

Doa Hari Ini :

“Tuhan Yesus, ajar aku untuk melangkah setiap hari dengan kerelaan hati karena Engkau terlebih dahulu mengasihiku. Beri aku damai sejahtera dan kekuatan dari Roh Kudus untuk hidup sebagai saksi kemenangan-Mu. Jadikan kerelaanku sarana bagi-Mu untuk memuliakan nama-Mu, di mana pun Engkau menempatkanku. Terima kasih Tuhan, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×