“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;”
Mazmur 92:1–16 mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya seperti pohon yang ditanam di Bait Tuhan. Setiap orang yang dekat dengan Tuhan akan menerima kekuatan baru setiap hari. Akar iman menjadi kuat ketika kita tinggal dalam hadirat-Nya. Tanah rohani yang subur adalah firman Tuhan yang kita renungkan. Ketika kita setia kepada-Nya, pertumbuhan iman menjadi pasti. Tuhan merawat kita seperti tukang kebun merawat tanaman kesayangannya. Dia menyiram kita dengan kasih karunia-Nya. Dia memupuk kita dengan penghiburan dan pengajaran-Nya. Hati kita tidak kekeringan karena Tuhan selalu setia. Dalam masa sulit, akar kita justru makin menembus dalam ke tanah kasih-Nya. Dalam masa senang, cabang kita melebar untuk memuliakan Nama-Nya. Orang benar tidak dihancurkan oleh badai kehidupan. Justru badai itu membuktikan bagaimana Tuhan menopang kita. Ketika dunia tidak memberi jawaban, Tuhan menyediakan kepastian. Ketika hati mulai lelah, Tuhan memberi kekuatan baru. Ketika perjalanan terasa panjang, Tuhan memberi keteduhan. Ketika kita merasa tidak mampu, Tuhan membuat kita mampu. Orang benar makin kuat meski usia bertambah. Kesetiaan Tuhan tidak pernah berubah sepanjang hidup kita. Dia membuat kita tetap berbuah sampai masa tua. Dia menjadikan hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan ingin hidup kita menjadi kesaksian tentang kasih dan kuasa-Nya. Pertumbuhan iman kita bukan hasil kemampuan sendiri, tetapi karena anugerah-Nya. Orang yang tinggal dalam hadirat Tuhan tidak akan sia-sia hidupnya. Mereka bertumbuh subur sesuai janji Tuhan. Dan mereka akan memuliakan Tuhan selamanya.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, terima kasih karena Engkau menanam kami dalam kasih-Mu dan membuat kami bertumbuh subur dalam anugerah-Mu. Tolong kami untuk tetap tinggal dekat dengan-Mu sehingga hidup kami selalu menghasilkan buah bagi kemuliaan-Mu. Jadikan hidup kami kesaksian bahwa Engkau setia sejak awal hingga akhir. Terima kasih Tuhan, Amen.”