“28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Matius 11:28 menunjukkan bahwa Yesus mengundang setiap orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya. Undangan ini memperlihatkan bahwa Allah bukan hanya memberikan perintah, tetapi juga menyediakan jalan untuk datang kepada-Nya. Hukum Allah menyatakan kehendak-Nya yang kudus dan menunjukkan bahwa manusia berdosa tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri. Manusia sering berusaha menjadi benar di hadapan Allah melalui kekuatan dan perbuatannya sendiri. Namun, usaha manusia tidak dapat menghapus dosa atau menghasilkan keselamatan. Karena itu, manusia membutuhkan anugerah Allah untuk dapat datang kepada-Nya. Sejak awal, Allah menyatakan janji keselamatan melalui perjanjian-Nya dengan umat pilihan-Nya. Janji itu menemukan penggenapannya di dalam Yesus Kristus. Yesus datang bukan untuk membiarkan manusia terperangkap dalam beban dosa, melainkan untuk memberikan keselamatan. Melalui kematian-Nya di kayu salib, Yesus menanggung hukuman dosa yang seharusnya ditanggung manusia. Melalui kebangkitan-Nya, Yesus menyatakan kemenangan atas dosa dan kematian. Dengan demikian, orang yang percaya kepada Kristus tidak lagi mengandalkan kebenarannya sendiri untuk memperoleh keselamatan. Ia menerima keselamatan sebagai anugerah Allah melalui iman kepada Kristus. Tema datang kepada Allah bukan lagi tentang usaha manusia menaiki tangga keselamatan dengan kekuatannya sendiri. Sebaliknya, tema ini mengarahkan kita kepada Yesus yang membuka jalan untuk datang kepada Bapa. Ketika Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku,” Ia memberikan undangan yang penuh kasih kepada orang berdosa. Undangan ini juga ditujukan kepada orang yang lelah karena pergumulan hidup dan merasa tidak sanggup menghadapi bebannya. Yesus tidak meminta kita membereskan seluruh hidup terlebih dahulu sebelum datang kepada-Nya. Ia memanggil kita untuk datang dengan pertobatan dan iman. Datang kepada Yesus berarti mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan dan anugerah-Nya. Kita tidak perlu berpura-pura kuat ketika hati kita sedang lemah. Kita juga tidak perlu menyembunyikan dosa kita dari Allah, sebab kita dipanggil untuk bertobat dan menerima pengampunan di dalam Kristus. Di dalam perjanjian yang baru, Allah memberikan pengampunan dan mengubah hati umat-Nya melalui karya Kristus dan pekerjaan Roh Kudus. Karena itu, ketaatan kita bukanlah cara untuk membeli keselamatan, melainkan buah dari keselamatan yang telah kita terima. Setiap hari, marilah kita datang kepada Allah dengan percaya kepada janji-Nya yang digenapi di dalam Yesus Kristus. Di dalam Dia, kita menemukan pengampunan bagi dosa, pertolongan dalam pergumulan, dan pengharapan untuk menjalani hidup yang baru.
Doa Hari Ini :
“Bapa di surga, terima kasih karena melalui Yesus Kristus, Engkau membuka jalan bagi kami untuk datang kepada-Mu dan menerima anugerah keselamatan. Ampunilah dosa kami ketika kami mengandalkan kekuatan sendiri, dan ajarlah kami untuk percaya kepada janji-Mu serta hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Tolonglah kami datang kepada Yesus setiap hari, menyerahkan beban hidup kami kepada-Nya, dan menikmati damai sejahtera yang Engkau berikan. Amin.”