Gereja sebagai Kebun Anggur Bapa

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Gereja sebagai Kebun Anggur Bapa

Bacaan : Yesaya 5 : 1-7

“Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya: Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur.”

Tuhan menggambarkan umat-Nya seperti kebun anggur yang ditanam dengan penuh kasih. Ia memilih tanah yang terbaik, mencangkulnya, menyingkirkan batu-batunya, dan menanam pohon anggur pilihan. Semua dilakukan dengan harapan supaya kebun itu menghasilkan buah yang manis. Namun ketika tiba waktunya, yang tumbuh justru buah yang asam. Gambaran ini menunjukkan betapa besar kasih Tuhan yang tidak pernah lelah memelihara umat-Nya. Ia menyediakan semua yang dibutuhkan agar kita bisa bertumbuh dengan baik. Gereja sebagai kebun anggur Bapa dipanggil untuk menghasilkan buah yang menyenangkan hati-Nya. Buah itu adalah kasih, kesetiaan, dan kebenaran yang tampak dalam kehidupan setiap orang percaya. Tuhan tidak hanya menanam, tetapi juga terus memelihara kita dengan firman-Nya. Ia memberi hujan berkat, sinar kasih, dan perlindungan dari segala bahaya. Namun Tuhan juga mencari hasil dari semua pemeliharaan itu. Ketika Ia tidak menemukan buah yang baik, Ia menegur agar kita kembali kepada tujuan semula. Bertumbuh berarti berubah menjadi lebih baik, bukan sekadar hidup dari hari ke hari. Tuhan ingin melihat gereja-Nya menjadi kebun yang subur dan indah. Ia menantikan kehidupan yang memuliakan-Nya di tengah dunia yang keras. Gereja yang bertumbuh bukan hanya aktif, tetapi juga berakar dalam kasih dan kebenaran. Jika kita tidak menghasilkan buah, berarti kita sedang menolak kasih pemeliharaan-Nya. Karena itu, setiap kita harus memeriksa hati, apakah kita masih tinggal di dalam kasih Tuhan. Tanpa Dia, kebun itu akan kering dan tidak berbuah. Tapi bila kita hidup dekat dengan-Nya, pertumbuhan akan terjadi secara alami. Tuhan tidak menginginkan sekadar daun, tetapi buah yang nyata. Ia ingin melihat kasih yang mengalir kepada sesama dan ketaatan yang tulus kepada firman-Nya. Ketika gereja hidup seperti itu, dunia akan melihat kemuliaan Allah. Dan kebun anggur Bapa pun akan menghasilkan buah manis yang menyenangkan hati-Nya.

Doa Hari Ini :

“Bapa di surga, terima kasih karena Engkau telah menanam kami sebagai kebun anggur-Mu. Tolong kami agar selalu bertumbuh dalam kasih dan kebenaran-Mu. Jadikan hidup kami berbuah manis yang menyenangkan hati-Mu dan memuliakan nama-Mu. Terima kasih Bapa, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×