“5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.”
Roma 8:5-6 mengajarkan bahwa arah hidup kita ditentukan oleh apa yang memenuhi pikiran dan hati kita. Orang yang hidup menurut daging memusatkan hidupnya pada keinginan manusia yang berdosa. Ia lebih mudah mengejar kesenangan, kepentingan diri, dan hal-hal yang menjauhkan dirinya dari Allah. Sebaliknya, orang yang hidup menurut Roh mengarahkan pikiran dan hidupnya kepada perkara-perkara yang berasal dari Roh Kudus. Perbedaan ini bukan hanya tentang perilaku di luar, tetapi tentang siapa yang menjadi pusat kehidupan kita. Daging berkata bahwa kita dapat hidup dengan kekuatan sendiri. Roh mengingatkan kita bahwa kita membutuhkan Allah setiap saat. Dosa membuat manusia ingin menjadi tuan atas hidupnya sendiri. Namun Kristus datang untuk menebus manusia yang tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri. Di dalam Kristus, kita menerima hidup yang baru karena Roh Kudus bekerja di dalam kita. Karena itu, hidup Kristen bukan usaha untuk menjadi baik dengan kekuatan sendiri. Hidup Kristen adalah hidup yang menerima kelimpahan anugerah Kristus setiap hari. Kristus telah melakukan bagi kita apa yang tidak mampu kita lakukan bagi diri kita sendiri. Ia menanggung dosa kita, mati menggantikan kita, dan bangkit untuk memberikan hidup yang baru. Karena karya Kristus itu, kita tidak lagi harus dikuasai oleh keinginan daging. Roh Kudus menolong kita mengarahkan pikiran kepada kehendak Allah. Ketika pikiran kita dipenuhi oleh Kristus, keputusan kita mulai berubah. Cara kita berbicara juga mulai berubah. Cara kita memperlakukan orang lain juga mulai berubah. Kita belajar meninggalkan dosa bukan karena takut kehilangan keselamatan, tetapi karena kita telah menerima kasih karunia keselamatan di dalam Kristus. Roma 8:6 berkata bahwa keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Ini berarti hidup yang dipimpin Roh membawa kita kembali kepada hubungan yang benar dengan Allah. Damai itu bukan berarti hidup kita selalu mudah, tetapi kita memiliki kepastian bahwa kita berada dalam tangan Allah. Jadi, setiap hari kita perlu bertanya apakah hidup kita sedang diarahkan oleh daging atau oleh Roh. Marilah kita tidak mencari kepenuhan hidup dari dunia dan diri sendiri, tetapi hidup dari kelimpahan Kristus yang telah menebus dan menghidupkan kita.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, kami mengaku bahwa sering kali kami masih mengikuti keinginan daging dan mengandalkan kekuatan kami sendiri. Pimpinlah kami melalui Roh Kudus agar pikiran, perkataan, dan tindakan kami semakin berpusat kepada-Mu dan menikmati kelimpahan hidup yang Engkau berikan. Biarlah karya penebusan-Mu menjadi dasar hidup kami sehingga kami mengalami hidup dan damai sejahtera yang sejati di dalam-Mu. Amin.”