“Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.”
Kasih karunia Allah adalah pemberian yang tidak kita usahakan, melainkan kita terima dengan iman. Hidup dalam kasih karunia berarti hidup dalam ketaatan yang lahir dari kasih, bukan dari keterpaksaan. Rasul Yohanes menegaskan bahwa mengasihi Allah berarti menuruti perintah-Nya. Perintah Allah tidak berat, sebab kasih karunia memampukan kita menjalankannya. Iman kepada Yesus adalah sumber kekuatan kita. Iman bukan hanya keyakinan di pikiran, tetapi kepercayaan penuh yang terlihat dalam tindakan. Saat kita percaya, kita berani melangkah sesuai firman Allah. Kasih karunia membuat kita rela mengampuni orang yang menyakiti kita. Kasih karunia menolong kita tetap jujur di tengah dunia yang penuh tipu daya. Kasih karunia mendorong kita melayani dengan rendah hati. Kasih karunia menguatkan kita saat menghadapi pencobaan. Kasih karunia membuat kita berani berkata tidak pada dosa. Kasih karunia melatih kita untuk setia dalam perkara kecil. Kasih karunia membentuk kita mengasihi sesama tanpa pamrih. Kasih karunia menolong kita mengendalikan perkataan. Kasih karunia memimpin kita menjaga pikiran tetap murni. Kasih karunia membukakan mata kita melihat kebutuhan orang lain. Kasih karunia memberi kita hati yang sabar menghadapi proses. Kasih karunia menuntun kita untuk tetap berharap di tengah kesulitan. Kasih karunia menguatkan kita untuk tidak menyerah dalam doa. Kasih karunia membuat kita mampu mengucap syukur dalam segala hal. Kasih karunia menuntun kita agar tidak hidup dalam kekuatiran. Kasih karunia mengajarkan kita mengandalkan kuasa Allah, bukan kemampuan sendiri. Kasih karunia menolong kita untuk selalu ingat bahwa kemenangan kita ada di dalam Kristus. Kasih karunia menjadikan iman kita hidup dan berkemenangan setiap hari.
Doa Hari Ini:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang menolong kami hidup dalam iman. Ajar kami untuk selalu taat dengan hati yang penuh kasih dan tidak bersandar pada kekuatan sendiri. Biarlah iman kami terus bertumbuh dan memberi kami kemenangan setiap hari. Terima kasih Tuhan Yesus, Amin!”