Injil adalah Kekuatan Allah

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Injil adalah Kekuatan Allah

Bacaan : Roma 1 : 16 – 17

“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Injil adalah kabar baik tentang kasih Allah yang menyelamatkan manusia berdosa. Paulus menegaskan bahwa ia tidak malu terhadap Injil karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Kekuatan Injil bukan berasal dari manusia, tetapi dari Allah sendiri yang bekerja melalui firman-Nya. Injil bukan hanya berita, tetapi juga kuasa yang mengubah hati dan hidup manusia. Jemaat di Roma menjadi bukti nyata bagaimana Injil mengubah hidup mereka dari penyembah berhala menjadi penyembah Allah yang hidup. Injil membawa terang di tengah kegelapan dosa. Melalui Injil, manusia yang dulunya jauh dari Allah menjadi dekat dan diterima sebagai anak-anak-Nya. Kuasa Injil mampu menghancurkan rantai dosa yang membelenggu hati manusia. Injil juga memulihkan hubungan manusia dengan sesamanya. Kebenaran Allah yang dinyatakan dalam Injil membuat orang yang percaya hidup dalam ketaatan dan kasih. Paulus melihat bahwa iman adalah jalan untuk mengalami kuasa Injil itu. Iman bukan hasil usaha manusia, tetapi respons kepada kasih Allah yang menyelamatkan. Melalui iman, orang percaya menerima pembenaran dari Allah. Pembenaran itu berarti bahwa Allah menganggap orang berdosa menjadi benar karena karya Yesus Kristus. Inilah inti dari Injil yang membawa hidup baru. Kuasa Injil tidak berhenti di masa lalu, tetapi terus bekerja sampai hari ini. Setiap orang yang percaya akan mengalami perubahan hidup yang nyata. Hidup yang lama akan ditinggalkan dan digantikan dengan hidup yang baru dalam Kristus. Injil memberi pengharapan bagi mereka yang putus asa. Injil memberi kekuatan bagi mereka yang lemah. Injil juga menuntun umat Allah untuk hidup benar di hadapan-Nya. Jemaat Roma belajar bahwa hidup karena iman berarti menyerahkan seluruh hidup kepada Allah. Hidup karena iman juga berarti mempercayai bahwa kasih Allah cukup bagi setiap pergumulan. Kuasa Injil bukan hanya untuk disimpan, tetapi untuk dibagikan kepada dunia. Melalui hidup yang diubahkan, orang percaya menjadi saksi nyata dari kuasa Injil itu.

Doa Hari Ini:

“Tuhan Yesus, terima kasih atas Injil-Mu yang penuh kuasa dan telah mengubah hidup kami. Tolong kami agar tetap hidup oleh iman dan menjadi saksi bagi dunia tentang kasih dan kebenaran-Mu. Jadikan hidup kami cermin dari kuasa Injil yang menyelamatkan dan membaharui. Terima kasih Tuhan. Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×