“Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka”
Jangan biarkan siapapun menipu kita dengan kata-kata yang kelihatan bijak tapi sebenarnya kosong. Kata-kata hampa bisa terdengar manis, tetapi sering menyesatkan kita dari kebenaran Allah. Paulus mengingatkan jemaat Efesus untuk tidak terpengaruh oleh kata-kata yang tidak membawa kepada pertobatan dan kebenaran. Kata-kata hampa sering dipakai untuk membenarkan dosa. Tuhan tidak berkenan kepada orang yang menyebarkan kebohongan rohani. Kita ditebus bukan hanya untuk diselamatkan, tetapi juga untuk hidup benar di hadapan Allah. Penebusan dalam Kristus memanggil kita keluar dari kegelapan dunia. Hidup dalam terang berarti menolak segala tipu daya yang dibungkus dalam bahasa yang kelihatan rohani. Kata-kata harus diuji dengan kebenaran Injil. Jika tidak membawa kita semakin dekat pada Kristus, itu layak ditolak. Hidup dalam terang artinya jujur, tulus, dan setia pada kehendak Allah. Kata-kata yang benar akan membangun iman, bukan menipu hati. Jangan bersahabat dengan orang-orang yang memakai bahasa rohani untuk menyembunyikan ketidaktaatan mereka. Jangan menjadi bagian dari gaya hidup yang menolak otoritas firman. Kita dipanggil untuk hidup berbeda dari dunia. Terang Kristus memampukan kita untuk mengenali kebenaran. Hidup kita harus selaras dengan kasih dan kekudusan Tuhan. Penebusan bukan hanya janji keselamatan, tapi juga panggilan untuk hidup suci. Kata-kata kita pun harus mencerminkan terang itu. Jangan main-main dengan pengajaran yang tidak sesuai dengan Injil. Kita harus peka membedakan mana suara Tuhan dan mana hanya suara manusia. Hidup dalam terang menuntut ketegasan untuk berkata tidak pada dosa. Kita tidak bisa bersatu dengan terang dan kegelapan sekaligus. Firman Tuhan adalah terang yang membimbing langkah kita. Marilah kita setia kepada suara kasih karunia, bukan kepada kata-kata hampa yang menjauhkan kita dari salib Kristus.
Doa Hari Ini:
“Bapa, jauhkan aku dari kata-kata hampa yang menyesatkan dan dekatkan aku pada firman-Mu yang benar. Ajarlah aku hidup dalam terang penebusan PuteraMu Yesus Kristus setiap hari. Teguhkan hatiku agar tetap setia kepada kebenaran-Mu dalam segala keadaan. Terima kasih Bapa, Amin!”