“Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.”
Efesus 6:10 mengingatkan kita untuk menjadi kuat di dalam Tuhan. Ayat ini menegaskan bahwa sumber kekuatan kita bukan diri sendiri. Tuhan memberi kekuatan yang tidak pernah habis. Kekuatan itu hadir ketika kita bersandar kepada-Nya. Kita sering merasa lemah menghadapi hidup. Namun Tuhan tidak membiarkan kita berjalan sendirian. Ia meneguhkan hati kita setiap hari. Ia memampukan kita mengatasi tekanan hidup. Ia memberi keberanian saat kita takut. Ia memberi damai saat kita gelisah. Ia memberi harapan saat kita bingung. Kemenangan dalam Kristus bukan hasil usaha manusia. Kemenangan itu adalah anugerah yang Tuhan berikan. Kita hanya perlu tinggal di dalam Dia. Tinggal di dalam Dia berarti percaya penuh kepada-Nya. Tinggal di dalam Dia berarti mengikuti firman-Nya. Tinggal di dalam Dia berarti hidup dalam doa. Saat kita mendekat kepada Tuhan, kita dikuatkan. Saat kita taat kepada-Nya, kita ditegakkan. Saat kita berserah kepada-Nya, kita diberi damai. Tuhan memampukan kita berdiri teguh di tengah pencobaan. Tuhan memampukan kita bertahan ketika hidup berat. Tuhan memampukan kita menang atas setiap serangan roh jahat. Kekuatan Tuhan mengalir ketika kita memandang Kristus. Karena itu, kemenangan dalam Kristus menjadi bagian kita setiap hari.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, kuatkanlah kami agar selalu bersandar kepada-Mu dalam setiap langkah hidup kami. Tolong kami untuk percaya, taat, dan tinggal di dalam Engkau dengan hati yang penuh kerendahan. Teguhkan kami agar hidup dalam kemenangan yang Engkau berikan setiap hari. Terima kasih Tuhan. Amin!”