Marilah Makanlah !

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Marilah Makanlah !

Bacaan : Yesaya 55 : 1 – 13

“Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!”

Yesaya 55:1 mengundang setiap orang yang haus untuk datang kepada Tuhan dan menerima air dengan cuma-cuma. Undangan ini menunjukkan bahwa Allah ingin memberikan kehidupan kepada manusia yang membutuhkan-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering berusaha mendapatkan kebahagiaan melalui kekuatan dan kemampuannya sendiri. Namun, semua usaha itu tidak dapat memberikan kepuasan yang sejati bagi jiwa manusia. Dosa telah merusak hubungan manusia dengan Allah dan membuat manusia tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri. Dalam Perjanjian Lama, hukum Allah menyatakan kekudusan-Nya dan menunjukkan bahwa manusia membutuhkan keselamatan dari-Nya. Hukum Allah bukanlah jalan bagi manusia untuk membeli keselamatan dengan perbuatannya sendiri. Sebaliknya, hukum itu menyatakan kebutuhan manusia akan anugerah Allah. Karena itu, undangan dalam Yesaya 55:1 menjadi kabar baik bagi orang yang menyadari kekurangannya. Allah memanggil manusia yang haus untuk datang dan menerima pemberian-Nya. Undangan ini menegaskan bahwa keselamatan berasal dari kemurahan hati Allah, bukan dari kemampuan manusia. Janji ini menemukan penggenapannya dalam karya Yesus Kristus. Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan memberikan kehidupan yang kekal. Melalui kematian-Nya di kayu salib, Yesus menanggung hukuman dosa yang seharusnya ditanggung oleh manusia. Melalui kebangkitan-Nya, Yesus menyatakan kemenangan atas dosa dan kematian. Di dalam Kristus, kita menerima keselamatan bukan karena keberhasilan menaati hukum untuk memperoleh keselamatan, melainkan karena kasih karunia Allah melalui iman. Dengan demikian, Yesus tidak menghapus kekudusan hukum Allah, tetapi menggenapi tuntutan hukum itu dalam karya penebusan-Nya. Apa yang tidak dapat kita capai melalui kekuatan sendiri telah dikerjakan Kristus bagi kita. Oleh sebab itu, undangan Allah bukan lagi sesuatu yang harus kita beli dengan usaha dan jasa kita. Allah mengundang kita untuk datang kepada Kristus dan menerima kehidupan yang diberikan-Nya dengan cuma-cuma. Kata-kata “marilah makanlah” mengingatkan kita bahwa anugerah Allah harus diterima dengan iman dan bukan hanya diketahui sebagai pengetahuan. Kita tidak perlu menunggu sampai merasa layak untuk datang kepada Yesus. Kita datang kepada-Nya karena kita membutuhkan pengampunan, pertolongan, dan kehidupan yang baru. Ketika kita menerima anugerah Kristus, kita belajar hidup dalam ketaatan sebagai ungkapan syukur atas keselamatan yang telah diberikan-Nya. Marilah kita datang kepada Yesus setiap hari, sebab hanya Dia yang sanggup memuaskan kebutuhan terdalam jiwa kita.

Doa Hari Ini :

“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menebus kami dari dosa dan memberikan keselamatan kepada kami melalui kasih karunia-Mu. Tolonglah kami untuk datang kepada-Mu dengan iman dan menerima janji kehidupan yang Engkau berikan dengan cuma-cuma. Ajarlah kami hidup dalam ketaatan dan rasa syukur karena kami telah menerima anugerah keselamatan dari-Mu. Amin.”