Memperhitungkan hal itu Sebagai Kebenaran

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Memperhitungkan hal itu Sebagai Kebenaran

Bacaan : Kejadian 15 : 1 – 21

“Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”

Kejadian 15:6 berkata bahwa Abraham percaya kepada Tuhan. Percaya itu bukan hanya di pikiran, tetapi di dalam hati. Abraham mempercayakan seluruh hidupnya kepada janji Allah. Ia tidak melihat bukti besar saat itu. Ia hanya mendengar firman Tuhan. Namun ia memilih percaya. Tuhan melihat iman itu dengan sangat serius. Tuhan lalu memperhitungkan iman Abraham sebagai kebenaran. Ini berarti Allah menerima Abraham bukan karena perbuatannya. Allah menerimanya karena imannya. Di sinilah kita melihat berkat Abraham. Berkat itu dimulai dari hubungan yang benar dengan Allah. Hubungan itu dibangun oleh iman. Iman berarti bersandar penuh kepada janji Tuhan. Dalam rencana penebusan Allah, iman selalu menjadi jalan keselamatan. Abraham menunjuk kepada Kristus yang akan datang. Yesus juga akan diterima oleh Allah sebagai benar bagi kita. Ketika kita percaya kepada Yesus, kita menerima kebenaran-Nya. Inilah inti dari perjanjian anugerah. Allah yang setia memenuhi janji-Nya. Kita dipanggil untuk percaya seperti Abraham. Walau keadaan sulit, kita tetap berharap kepada Tuhan. Walau belum melihat, kita tetap beriman. Tuhan menghitung iman kita sebagai kebenaran di dalam Kristus. Inilah berkat sejati yang kita alami. Berkat itu membawa kita hidup dalam damai dengan Allah.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, ajar kami untuk percaya kepada-Mu seperti Abraham percaya. Kami mau bersandar penuh pada janji keselamatan di dalam Yesus Kristus. Terima kasih karena Engkau memperhitungkan iman kami sebagai kebenaran oleh anugerah-Mu. Terima kasih Tuhan. Amin.”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×