Menaruh Harapan pada Tuhan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Menaruh Harapan pada Tuhan

Bacaan : Yeremia 17 : 1 – 27

“7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! 8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”

Yeremia 17:7-8 mengajarkan bahwa orang yang berharap kepada Tuhan adalah orang yang diberkati. Harapan kepada Tuhan bukan sekadar kata, tetapi sikap hati yang percaya penuh kepada-Nya. Dalam hidup ini, banyak orang menaruh harapan pada kekuatan sendiri. Namun kekuatan manusia sangat terbatas dan mudah goyah. Tuhan mengingatkan bahwa hidup yang berakar pada-Nya akan berbeda. Orang yang berharap kepada Tuhan digambarkan seperti pohon yang ditanam di tepi air. Pohon itu tidak takut ketika panas datang. Daunnya tetap hijau dan segar. Ia tidak khawatir dalam tahun kering. Ia tetap menghasilkan buah pada waktunya. Ini adalah gambaran kehidupan rohani yang sehat. Hidup baru bagi orang percaya dimulai dari menaruh harapan pada Tuhan. Bukan pada situasi, bukan pada manusia, tetapi pada Tuhan saja. Ketika kita berharap kepada Tuhan, kita menerima kekuatan yang baru. Kita tidak mudah putus asa saat masalah datang. Kita tetap teguh saat tekanan hidup meningkat. Tuhan menjadi sumber kehidupan yang tidak pernah habis. Akar iman kita semakin dalam setiap hari. Kita belajar untuk bergantung penuh kepada-Nya. Inilah inti dari kehidupan perjanjian dengan Tuhan. Tuhan setia memelihara umat-Nya. Ia tidak pernah meninggalkan orang yang percaya kepada-Nya. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk terus berharap kepada Tuhan. Harapan itu membawa damai dan kekuatan. Harapan itu menghasilkan buah dalam hidup kita. Inilah kehidupan baru yang Tuhan janjikan bagi setiap orang percaya.

Doa Hari Ini :

Tuhan, ajar kami untuk selalu menaruh harapan hanya kepada-Mu. Kuatkan iman kami agar tetap teguh dalam setiap keadaan. Bentuklah hidup kami menjadi seperti pohon yang berbuah bagi kemuliaan-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×