“Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.”
Ketika kita percaya kepada Yesus, kita seperti sedang berdiri di depan cermin yang bersih. Dalam cermin itu, kita melihat kemuliaan Tuhan. Tapi cermin itu bukan menunjukkan wajah kita yang lama. Ia menunjukkan wajah baru yang Tuhan sedang bentuk dalam kita. Dulu kita hidup dalam dosa dan gelap. Tapi sekarang kita sedang diubah menjadi serupa dengan Kristus. Ini adalah pekerjaan Roh Kudus di dalam kita. Mati bagi dosa artinya kita tidak lagi dikuasai oleh dosa. Kita tidak lagi nyaman dengan kebiasaan lama yang jahat. Kita mulai membenci hal-hal yang dulu kita sukai. Kita tidak sempurna, tapi arah hidup kita berubah. Kita sekarang memilih hidup yang menyenangkan Tuhan. Kita belajar berkata “tidak” pada dosa, dan “ya” kepada kebenaran. Hati kita mulai rindu akan firman. Kita mulai mencintai doa dan ibadah. Ini bukan karena kita kuat, tapi karena Roh Kudus yang bekerja. Dia yang memampukan kita untuk terus berubah. Ini adalah proses seumur hidup. Setiap hari kita melihat ke wajah Kristus. Dan setiap hari kita diubah dari satu tingkat kemuliaan ke tingkat kemuliaan berikutnya. Inilah kehidupan baru kita. Dulu kita mati dalam dosa, sekarang kita mati bagi dosa. Dulu kita hidup untuk diri sendiri, sekarang kita hidup bagi Allah. Hidup kita bukan milik kita lagi. Hidup kita adalah milik Kristus yang menebus kita. Kita hidup untuk menyenangkan hati-Nya. Karena kasih-Nya, kita mau terus berubah. Kita mau makin serupa dengan Dia. Dan suatu hari nanti, kita akan melihat Dia muka dengan muka.
Doa Hari Ini :
“Bapa, terima kasih atas kemuliaanMu yang memancar melaluiku. Aku percaya setiap hari, kuasa kasihMu mengubah kehidupanku. Terima kasih Bapa, Amin!”