Kasih karunia adalah anugerah Allah yang tidak pernah kita layak terima. Paulus mengatakan bahwa melalui Yesus Kristus, kita menerima kasih karunia dan jabatan kerasulan. Ini berarti setiap orang percaya hidup karena anugerah, bukan karena usaha manusia. Kasih karunia bukan hanya untuk menyelamatkan kita, tetapi juga untuk menuntun kita setiap hari. Tanpa kasih karunia, kita tidak bisa berdiri di hadapan Allah. Kasih karunia membuat kita memiliki iman yang kokoh. Kasih karunia menolong kita saat jatuh, dan menguatkan kita untuk bangkit kembali. Setiap hari kita harus belajar menerima kasih karunia, bukan mengandalkan diri sendiri. Kasih karunia bukan alasan untuk hidup seenaknya, melainkan dorongan untuk taat kepada Allah. Menerima kasih karunia berarti menyadari bahwa semua keberhasilan datang dari Allah. Menerima kasih karunia juga berarti mengakui kelemahan kita dan berserah kepada Tuhan. Kasih karunia membawa kita pada kerendahan hati, karena kita tahu semua berasal dari Tuhan. Kasih karunia membuat hati kita penuh syukur, meskipun keadaan tidak selalu mudah. Kasih karunia mengajar kita untuk mengasihi orang lain seperti Kristus mengasihi kita. Kasih karunia membuat kita tidak cepat menghakimi, karena kita pun hidup oleh belas kasihan.Kasih karunia memberi kita kekuatan untuk mengampuni. Kasih karunia menolong kita untuk tetap berpegang pada firman. Kasih karunia membentuk karakter kita menjadi serupa dengan Kristus. Kasih karunia membuat kita bisa melayani tanpa pamrih. Kasih karunia menuntun kita untuk hidup dalam pengharapan. Kasih karunia memberi kita damai di tengah badai kehidupan. Kasih karunia mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian. Kasih karunia menguatkan kita untuk tetap setia sampai akhir. Karena itu, terimalah kasih karunia setiap hari dengan hati yang rendah. Hiduplah dengan keyakinan bahwa kasih karunia Allah selalu cukup bagi kita.
Doa Hari Ini:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah memberikan kasih karunia yang melimpah dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk selalu menerima dan hidup dalam kasih karunia-Mu setiap hari. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian nyata dari kebenaran kasih karunia-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”