Mengenakan Manusia Baru

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Mengenakan Manusia Baru

Bacaan : Efesus 4 : 17 – 32

“dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Efesus 4:24 mengajar kita untuk mengenakan manusia baru di dalam Kristus. Manusia baru ini diciptakan menurut kehendak Allah sendiri. Ia hidup dalam kebenaran dan kekudusan yang sejati. Ayat ini menunjukkan bahwa moralitas Kristen berakar pada karya penebusan Allah. Kita tidak diminta berubah dengan kekuatan sendiri. Kita diubah karena Allah lebih dahulu memperbarui kita. Dalam perjanjian-Nya, Allah memberi identitas baru kepada umat-Nya. Identitas baru ini menuntun cara berpikir yang baru. Dari pikiran yang diperbarui lahir sikap hidup yang baru. Moralitas Kristen bukan sekadar aturan lahiriah. Moralitas Kristen adalah respons syukur atas anugerah keselamatan. Mengenakan manusia baru berarti hidup sesuai dengan siapa kita di dalam Kristus. Kita meninggalkan manusia lama yang dikuasai dosa. Kita belajar hidup taat karena Roh Kudus bekerja di dalam kita. Ketaatan ini mencerminkan karakter Allah yang kudus. Hidup kudus bukan untuk mencari keselamatan. Hidup kudus adalah buah dari keselamatan yang sudah kita terima. Inilah dasar teologis dari moralitas Kristiani. Allah menebus kita supaya hidup kita memuliakan Dia. Setiap keputusan kecil sehari-hari memiliki makna rohani. Cara kita berbicara menunjukkan manusia baru yang kita kenakan. Cara kita bersikap kepada sesama juga menjadi kesaksian iman. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipanggil hidup benar di hadapan Allah. Kita terus belajar mengenakan manusia baru sepanjang hidup. Semua ini terjadi karena kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, terima kasih karena Engkau telah memberi kami manusia baru di dalam Kristus. Tolong kami hidup sesuai dengan identitas baru yang Engkau anugerahkan, dalam kebenaran dan kekudusan. Mampukan kami memuliakan Engkau melalui sikap dan perbuatan kami setiap hari. Terima kasih Tuhan, Amin.”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×