Menjadi Penurut Allah

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Menjadi Penurut Allah

Bacaan : Efesus 5 : 1-3

“Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih”

Allah memanggil kita untuk menjadi penurut-Nya, seperti anak-anak yang dikasihi. Dalam kasih-Nya yang besar, Kristus telah menyerahkan diri-Nya bagi kita sebagai korban persembahan. Ini adalah bukti nyata dari kasih sejati yang menyelamatkan kita. Karena itu, hidup kita pun harus menjadi persembahan yang harum bagi Allah. Kita dipanggil untuk meneladani kasih Kristus dalam setiap aspek kehidupan. Hidup sebagai penurut Allah berarti berjalan dalam kasih, bukan dalam keinginan daging. Kita tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Allah yang telah menebus kita. Penebusan Kristus memanggil kita keluar dari kegelapan menuju terang-Nya yang ajaib. Terang itu adalah kasih, kekudusan, dan kebenaran. Karena itu, kita harus meninggalkan segala bentuk kenajisan dan keserakahan. Hal-hal itu tidak pantas bagi orang-orang kudus. Allah menghendaki kita hidup berbeda dari dunia. Dunia menawarkan kenikmatan sesaat, tapi Kristus menawarkan kehidupan kekal. Menjadi penurut Allah berarti menolak cara hidup yang cemar. Kita hidup dalam terang ketika kita memilih yang baik, benar, dan berkenan kepada Tuhan. Allah telah mengubah identitas kita melalui penebusan. Kita bukan lagi hamba dosa, melainkan anak-anak terang. Maka, tinggalkan cara hidup lama dan hiduplah dalam kasih. Jangan biarkan kekotoran atau keserakahan menguasai hati kita. Hati yang mengasihi Allah tidak bisa menyukai dosa. Kasih Kristus mendorong kita untuk hidup suci. Kita menunjukkan kasih itu lewat perkataan dan perbuatan yang membangun. Hidup kita harus mencerminkan karakter Kristus. Kita menjadi terang di tengah dunia yang gelap. Kita harus menjadi teladan dalam kasih dan kekudusan. Penebusan yang kita terima tidak boleh kita sia-siakan. Sebagai penurut Allah, kita terpanggil untuk membawa terang kepada sesama. Biarlah hidup kita menjadi cermin kasih Allah yang menebus.

Doa Hari Ini:

“Bapa, terima kasih karena Engkau telah menebus kami dan memanggil kami untuk hidup sebagai anak-anak terang. Tolong kami agar mampu hidup dalam kasih dan meninggalkan setiap keinginan dosa. Bentuklah kami menjadi penurut-Mu yang memancarkan terang-Mu di mana pun kami berada. Terima kasih Bapa, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×