Rencana Penebusan Allah dan Gambar Allah yang Rusak

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Rencana Penebusan Allah dan Gambar Allah yang Rusak

Bacaan : Kejadian 1 : 27

“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”

Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya. Ayat Kejadian 1:27 menunjukkan bahwa manusia diciptakan dengan tujuan yang mulia. Tujuan itu adalah persekutuan yang hidup antara Allah dan manusia. Manusia diciptakan bukan untuk hidup sendiri, tetapi untuk hidup bersama Allah. Gambar Allah berarti manusia dipanggil untuk mencerminkan karakter Allah. Karakter itu terlihat dalam kasih, kebenaran, dan kekudusan. Dalam rencana perjanjian-Nya, Allah ingin manusia hidup taat dan dekat dengan-Nya. Namun dosa masuk dan merusak gambar Allah dalam diri manusia. Hubungan yang indah itu menjadi rusak dan terputus. Manusia tidak lagi hidup sesuai tujuan penciptaannya. Kerusakan gambar Allah terlihat dalam pikiran, hati, dan tindakan manusia. Meski demikian, Allah tidak membatalkan rencana-Nya. Sejak awal, Allah telah menyiapkan rencana penebusan. Rencana itu berjalan melalui perjanjian-perjanjian yang Allah nyatakan dalam sejarah. Allah tetap mencari manusia yang menjauh dari-Nya. Puncak rencana penebusan itu digenapi di dalam Yesus Kristus. Di dalam Kristus, gambar Allah yang rusak mulai dipulihkan. Penebusan bukan hanya mengampuni dosa, tetapi memulihkan persekutuan. Allah kembali mengundang manusia untuk hidup dekat dengan-Nya. Hidup sebagai gambar Allah berarti hidup dalam ketaatan. Hidup itu juga berarti mengasihi Allah dan sesama. Setiap orang percaya dipanggil untuk hidup mencerminkan Kristus. Inilah tujuan Allah sejak penciptaan manusia. Allah mencipta untuk persekutuan yang kudus dan hidup. Rencana penebusan Allah memastikan tujuan itu tidak pernah gagal.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan kami untuk hidup bersekutu dengan-Mu. Kami mengakui bahwa dosa telah merusak gambar-Mu dalam diri kami. Pulihkanlah kami melalui Kristus agar hidup kami kembali memuliakan Engkau. Terima kasih Tuhan, Amin.”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×