“TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.”
Tuhan adalah kekuatanku ketika aku merasa sangat lemah. Ia meneguhkan hatiku ketika keberanian mulai hilang. Aku boleh datang kepada-Nya tanpa takut ditolak. Tuhan selalu siap menolongku. Ketika aku tidak sanggup berdiri, Tuhan menopangku. Ketika pikiranku kacau, Tuhan menenangkan jiwaku. Ketika masalah terasa terlalu berat, Tuhan mengangkat bebanku. Ia mengajariku untuk percaya, bukan putus asa. Ia menunjukkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dariku. Kekuatan sejati datang dari Dia yang tidak pernah gagal. Tuhan mengubah ketakutanku menjadi keyakinan. Ia mengubah air mataku menjadi nyanyian syukur. Aku kuat bukan karena aku hebat. Aku kuat karena Tuhan bekerja dalam kelemahanku. Ketika aku ingin menyerah, Ia memberiku harapan baru. Ketika aku sendirian, Ia hadir sebagai Sahabat sejati. Ketika aku tidak tahu arah, Ia menjadi Gembala yang memimpin. Mazmur 28:7 mengingatkanku bahwa hatiku bersukacita karena pertolongan-Nya. Sukacita itu bukan dari keadaan, tetapi dari Tuhan. Aku menyembah-Nya karena Ia setia. Aku memuji-Nya karena kasih-Nya tidak berubah. Aku berjalan hari ini dengan keberanian yang baru. Aku percaya Tuhan memegang hidupku. Aku percaya Ia tidak akan pernah meninggalkanku. Jika aku lemah, aku justru kuat karena Tuhan adalah kekuatan yang ajaib.
Doa Hari Ini
“Tuhan, tolong aku selalu mengandalkan kekuatan-Mu dalam setiap kelemahan dan pergumulan hidupku. Ajarlah aku untuk percaya bahwa Engkau memegang kendali penuh atas hidupku. Jadikan hatiku selalu bersyukur karena Engkau adalah kekuatan yang ajaib bagiku. Terima kasih Tuhan, Amin!”