“37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.”
Yesus mengajarkan bahwa hidup orang percaya harus ditandai dengan kejujuran. Ia berkata bahwa jika kita mengatakan “ya”, maka itu harus benar-benar berarti “ya”. Jika kita mengatakan “tidak”, maka itu harus benar-benar berarti “tidak”. Tuhan tidak menghendaki umat-Nya hidup dengan sikap yang mendua. Banyak orang sulit menentukan prioritas hidup karena hatinya terbagi ke berbagai arah. Mereka ingin mengikuti Tuhan, tetapi juga ingin mengikuti keinginan dunia. Mereka ingin taat, tetapi juga ingin menyenangkan dosa. Firman Tuhan mengajarkan bahwa keputusan yang benar lahir dari hati yang benar. Ketika Kristus menjadi prioritas utama, kita akan lebih mudah berkata “ya” kepada kehendak Tuhan. Sebaliknya, kita juga akan berani berkata “tidak” kepada dosa dan pencobaan. Hidup yang memiliki prioritas yang benar tidak dipenuhi dengan kebingungan. Orang yang berpusat kepada Tuhan tidak perlu memakai banyak alasan untuk membenarkan dirinya. Integritas terlihat dari kesesuaian antara perkataan dan tindakan. Tuhan senang kepada orang yang jujur dalam perkataan maupun perbuatannya. Dalam perjanjian anugerah, Kristus telah menebus umat-Nya agar hidup dalam kebenaran. Oleh karena itu, kejujuran bukan sekadar aturan moral, tetapi buah dari hati yang telah diperbarui oleh Injil. Setiap hari kita diperhadapkan pada berbagai pilihan hidup. Kita harus memilih apakah akan mengutamakan Tuhan atau mengutamakan diri sendiri. Kita harus memilih apakah akan berjalan dalam terang atau dalam kegelapan. Jangan biarkan hati kita hidup dalam keraguan yang berkepanjangan. Mintalah hikmat Tuhan agar setiap keputusan kita memuliakan Dia. Ketika prioritas hidup kita benar, arah hidup kita juga akan benar. Ketika hati kita tertuju kepada Kristus, perkataan kita akan semakin dapat dipercaya. Dunia membutuhkan kesaksian orang percaya yang memiliki integritas. Biarlah hidup kita menjadi cerminan karakter Kristus. Hari ini, belajarlah untuk berkata “ya” kepada Tuhan dan “tidak” kepada segala sesuatu yang menjauhkan kita dari-Nya.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, tolong kami memiliki hati yang jujur dan tulus di hadapan-Mu. Ajarlah kami menjadikan Engkau sebagai prioritas utama sehingga kami dapat berkata “ya” kepada kehendak-Mu dan “tidak” kepada dosa. Mampukan kami hidup dalam integritas sebagai saksi Kristus yang memuliakan nama-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin.”