“1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih…”
Efesus 5:1 mengajar kita untuk menjadi penurut Allah sebagai anak-anak yang dikasihi. Ayat ini menunjukkan bahwa kehidupan orang percaya harus berubah. Perubahan itu dimulai dari hati yang telah ditebus. Kita tidak lagi hidup seperti manusia lama. Kita sekarang hidup sebagai anak Allah. Sebagai anak, kita dipanggil untuk meniru Bapa kita. Menjadi penurut berarti mengikuti kehendak-Nya. Ini bukan sekadar aturan, tetapi hubungan kasih. Allah telah lebih dahulu mengasihi kita. Kasih itu dinyatakan melalui pengorbanan Kristus. Karena itu, ketaatan kita adalah respons kasih. Kita belajar hidup sesuai firman Tuhan setiap hari. Dalam pikiran, kita memilih yang benar. Dalam perkataan, kita berkata dengan kasih. Dalam tindakan, kita melakukan yang berkenan kepada Tuhan. Menjadi penurut Allah juga berarti meninggalkan dosa. Kita tidak lagi hidup dalam keinginan daging. Roh Kudus menolong kita untuk berubah. Proses ini tidak instan, tetapi terus berlangsung. Setiap hari kita belajar taat sedikit demi sedikit. Ketika kita jatuh, kita kembali kepada Tuhan. Kasih-Nya memulihkan kita kembali. Hidup yang taat membawa kesaksian bagi orang lain. Dunia melihat perbedaan dalam hidup kita. Melalui hidup kita, nama Tuhan dimuliakan. Inilah kehidupan baru bagi orang percaya.
Doa Hari Ini :
“Tuhan, ajar kami untuk hidup sebagai anak-anak-Mu yang taat dan mengasihi Engkau. Tolong kami meninggalkan dosa dan mengikuti kehendak-Mu setiap hari. Pimpin kami oleh Roh Kudus agar hidup kami memuliakan nama-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”