Dibenarkan dengan Cuma – Cuma

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Dibenarkan dengan Cuma – Cuma

Bacaan : Roma 3 : 21 – 31

“24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”

Roma 3:24 mengajarkan bahwa kita dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia Allah. Tidak ada seorang pun yang dapat memperoleh keselamatan melalui usaha atau perbuatannya sendiri. Semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Karena itu, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menyombongkan diri di hadapan Tuhan. Allah menunjukkan kasih-Nya dengan memberikan Yesus Kristus sebagai Penebus bagi orang berdosa. Melalui kematian dan kebangkitan Kristus, jalan keselamatan dibukakan bagi semua yang percaya kepada-Nya. Pembenaran adalah anugerah yang diberikan oleh Allah, bukan hadiah atas kerja keras manusia. Inilah dasar dari ibadah yang sejati. Ibadah yang sejati dimulai dengan hati yang menyadari bahwa dirinya telah diselamatkan oleh kasih karunia. Kita datang kepada Tuhan bukan untuk membeli berkat-Nya, tetapi untuk mengucap syukur atas anugerah-Nya. Ketika kita memahami kasih karunia ini, hati kita dipenuhi dengan rasa syukur. Rasa syukur itu akan mendorong kita untuk hidup taat kepada Tuhan. Ketaatan bukanlah syarat agar Allah mengasihi kita. Ketaatan adalah respons kita karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita di dalam Kristus. Dalam perjanjian anugerah, Allah sendiri yang memulai dan menggenapi karya keselamatan melalui Kristus. Oleh sebab itu, pusat ibadah kita selalu adalah Kristus, bukan diri kita sendiri. Kita memuliakan Kristus karena hanya Dia yang sanggup membenarkan orang berdosa. Kita juga belajar untuk tidak menghakimi orang lain dengan kesombongan rohani. Kita semua berdiri di hadapan Allah dengan dasar kasih karunia yang sama. Setiap hari kita membutuhkan anugerah Kristus untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Kasih karunia itu juga memberi kita kekuatan untuk meninggalkan dosa. Semakin kita mengenal karya penebusan Kristus, semakin kita mengasihi Dia. Ibadah kita tidak lagi menjadi rutinitas kosong, melainkan ungkapan syukur yang lahir dari hati yang telah ditebus. Kiranya setiap pujian, doa, dan pelayanan kita selalu mengarahkan perhatian kepada Kristus Sang Penebus. Sebab hanya oleh kasih karunia Allah, melalui penebusan di dalam Kristus Yesus, kita dibenarkan dengan cuma-cuma dan dimampukan mempersembahkan ibadah yang sejati kepada-Nya.

Doa Hari Ini :

“Ya Bapa di surga, terima kasih karena Engkau telah membenarkan kami dengan cuma-cuma melalui penebusan di dalam Kristus Yesus. Tolong kami agar selalu mengingat bahwa keselamatan adalah anugerah-Mu sehingga kami beribadah dengan hati yang penuh syukur, rendah hati, dan berpusat kepada Kristus. Mampukan kami hidup setiap hari sebagai orang yang telah ditebus, sehingga seluruh hidup kami menjadi ibadah yang sejati bagi kemuliaan nama-Mu, amin.”