Memperhatikan yang Tak Terlihat

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Memperhatikan yang Tak Terlihat

Bacaan : 2 Korintus 4 : 16 – 18

“18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”

Paulus dalam 2 Korintus 4:18 mengajarkan kita untuk memperhatikan perkara yang tidak kelihatan, bukan hanya perkara yang kelihatan. Apa yang kelihatan sering kali menarik perhatian kita karena dapat dilihat dan dirasakan secara langsung. Namun, apa yang kelihatan tidak selalu menjadi ukuran yang benar tentang kehidupan kita. Masalah, penderitaan, kekurangan, dan kegagalan sering membuat kita hanya melihat keadaan hari ini. Padahal, Tuhan menghendaki kita melihat kehidupan dari sudut pandang kekekalan. Kasih karunia Allah membuka mata kita untuk melihat sesuatu yang lebih besar daripada keadaan yang sedang kita alami. Kasih karunia itu berpusat pada karya Allah yang menyelamatkan kita melalui Yesus Kristus. Di dalam Kristus, kita tidak lagi hidup hanya untuk perkara dunia yang sementara. Kita telah menjadi umat perjanjian yang menerima pengharapan yang kekal dari Allah. Karena itu, kehidupan kita harus diarahkan kepada perkara-perkara yang berasal dari Tuhan. Paulus mengatakan bahwa perkara yang kelihatan adalah sementara, sedangkan perkara yang tidak kelihatan adalah kekal. Kebenaran ini menolong kita untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kita dapat tetap percaya karena keadaan sekarang bukanlah akhir dari cerita hidup kita. Allah sedang mengerjakan sesuatu yang lebih besar melalui setiap proses yang kita jalani. Bahkan penderitaan dapat dipakai Tuhan untuk membentuk iman dan karakter kita semakin serupa dengan Kristus. Ketika kita memperhatikan yang tidak kelihatan, kita belajar melihat janji Tuhan lebih besar daripada masalah kita. Kita juga belajar menghargai keselamatan lebih daripada keberhasilan duniawi. Hidup kita kemudian tidak lagi berpusat pada apa yang dapat kita miliki, tetapi pada Kristus yang telah memiliki kita. Perubahan ini membuat kita mampu menjalani hidup dengan iman, pengharapan, dan kesetiaan. Kita tidak hanya mengalami perubahan untuk diri sendiri, tetapi dipanggil untuk menjadi berkat bagi orang lain. Perkataan, keputusan, pekerjaan, dan pelayanan kita dapat menjadi kesaksian tentang kasih karunia Allah. Dunia mungkin hanya melihat apa yang kita lakukan, tetapi Tuhan melihat iman dan hati yang percaya kepada-Nya. Karena itu, jangan biarkan perkara sementara menguasai hati dan menentukan arah hidup kita. Pandanglah Kristus dan janji keselamatan-Nya, sebab di dalam Dia kita memiliki pengharapan yang tidak akan berakhir. Ketika kasih karunia membuat kita melihat yang tidak terlihat, hidup kita berubah dan menjadi semakin berdampak bagi kemuliaan Tuhan.

Doa Hari Ini :

“Tuhan Yesus, bukalah mata hati kami supaya kami mampu melihat perkara-perkara yang kekal dan tidak hanya terikat pada keadaan yang sementara. Tolong kami untuk hidup dalam kasih karunia-Mu, tetap percaya kepada janji-Mu, dan terus bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Kristus. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi orang lain sehingga melalui perkataan dan perbuatan kami, nama-Mu semakin dimuliakan. Amin!”