“19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.”
Dalam Injil Matius 18:19, Tuhan Yesus berkata bahwa jika dua orang sepakat meminta sesuatu dalam doa, Bapa di sorga akan mengabulkannya. Janji ini menunjukkan bahwa gereja tidak hidup dari kekuatannya sendiri. Gereja hidup dari Allah yang mendengar doa. Saat ini gereja sering sibuk dengan banyak program dan kegiatan. Namun yang paling dibutuhkan gereja adalah kembali berdoa dengan sehati. Doa adalah napas kehidupan umat tebusan. Tanpa doa, gereja akan lelah dan kehilangan arah. Dengan doa, gereja menerima kekuatan baru dari Tuhan. Yesus mengajarkan bahwa kesepakatan dalam doa itu penting. Kesatuan hati adalah tanda pekerjaan Roh Kudus. Ketika dua atau tiga orang merendahkan diri bersama, Allah bekerja. Ini adalah prinsip perjanjian anugerah. Allah berkenan hadir di tengah umat-Nya yang berseru kepada-Nya. Gereja mula-mula bertumbuh karena mereka tekun berdoa. Mereka tidak mengandalkan strategi manusia semata. Mereka percaya kepada Allah yang setia pada janji-Nya. Kristus adalah Pengantara doa kita. Di dalam Dia, doa kita berkenan kepada Bapa. Karena karya penebusan-Nya, kita memiliki keberanian menghampiri takhta kasih karunia. Jadi yang gereja butuhkan saat ini bukan pertama-tama gedung yang megah. Gereja membutuhkan hati yang bersatu dalam doa. Gereja membutuhkan iman yang sederhana namun teguh. Gereja membutuhkan ketergantungan penuh kepada Allah. Ketika gereja kembali berdoa dengan sehati, Allah yang sama akan menjawab. Dialah Allah yang mengabulkan doa umat-Nya.
Doa Hari Ini :
“Bapa di sorga, ajar kami sebagai gereja untuk kembali bersatu hati dalam doa. Tolong kami untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi percaya penuh kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, dengarkan dan kabulkan doa kami sesuai kehendak-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin.”