“yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.”
Setiap orang membutuhkan terang untuk melihat dengan jelas. Alkitab berkata bahwa iblis telah membutakan pikiran orang yang tidak percaya. Tanpa terang Injil, hati manusia tetap gelap. Yesus adalah terang dunia yang datang untuk mengusir kegelapan. Iblis berusaha menutup mata rohani supaya orang tidak melihat kemuliaan Kristus. Kemuliaan Kristus adalah gambaran sempurna dari Allah yang hidup. Ketika Injil diberitakan, terang itu mulai masuk ke hati. Terang ini bukan sekadar pengetahuan, tetapi kehidupan yang baru. Hati yang menerima Injil akan diubah oleh kuasa Roh Kudus. Perubahan ini bukan hasil usaha manusia, melainkan karya anugerah Allah. Pelayanan yang sejati bukan untuk memuliakan diri sendiri. Pelayanan yang sejati membawa orang mengenal Kristus sebagai Tuhan. Seorang pelayan Injil harus sadar bahwa dirinya hanyalah bejana tanah liat. Kuasa yang menghidupkan itu berasal dari Allah, bukan dari kita. Ketika Injil masuk, hati yang keras menjadi lembut. Pikiran yang gelap menjadi terang. Hidup yang putus asa mendapat pengharapan baru. Orang yang tersesat menemukan jalan kembali kepada Allah. Itulah sebabnya pemberitaan Injil sangat penting. Tanpa Injil, manusia tetap berada dalam kebinasaan. Dengan Injil, manusia menemukan hidup yang kekal. Terang Injil membawa damai sejahtera ke dalam hati. Terang Injil mengubah arah hidup seseorang. Pelayanan yang menghidupkan selalu berpusat pada Kristus. Mari kita terus membawa terang Injil itu kepada dunia yang gelap.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah terang yang mengusir kegelapan hati kami. Tolong kami untuk setia membawa cahaya Injil kepada setiap orang yang kami jumpai.
Pakailah hidup kami agar banyak orang mengenal Engkau dan diubah oleh kuasa-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”