“17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Roma 1:17 mengajarkan bahwa orang benar akan hidup oleh iman. Iman adalah dasar hubungan kita dengan Allah. Iman bukan sekadar percaya bahwa Allah ada. Iman adalah mempercayakan seluruh hidup kepada Tuhan. Keselamatan yang kita terima berasal dari anugerah Allah. Keselamatan itu tidak diperoleh karena usaha atau kebaikan manusia. Allah membenarkan orang berdosa melalui iman kepada Yesus Kristus. Karena itu, hidup Kristen dimulai dengan iman. Namun hidup Kristen juga harus terus berjalan oleh iman. Setiap hari kita belajar bergantung kepada Tuhan. Ketika keadaan baik, kita tetap hidup oleh iman. Ketika keadaan sulit, kita juga tetap hidup oleh iman. Iman membuat kita melihat janji Allah lebih besar daripada masalah yang ada. Iman menolong kita tetap taat meskipun jalan Tuhan tidak selalu mudah dipahami. Iman mengingatkan bahwa Allah selalu setia pada perjanjian-Nya. Dalam seluruh Alkitab, Allah menunjukkan kesetiaan-Nya kepada umat-Nya. Puncak kesetiaan Allah terlihat dalam karya penebusan Kristus di kayu salib. Melalui Kristus, kita menerima hidup yang baru. Karena itu, iman kita berpusat kepada Kristus dan karya-Nya. Emas yang murni sangat berharga di mata manusia. Namun iman yang sejati jauh lebih berharga di hadapan Allah. Emas hanya berguna selama hidup di dunia ini. Sebaliknya, iman menghubungkan kita dengan keselamatan yang kekal. Oleh sebab itu, marilah kita terus hidup oleh iman kepada Kristus. Ketika kita hidup oleh iman, kita memuliakan Allah yang telah menyelamatkan kita dengan kasih karunia-Nya.
Doa Hari Ini :
”Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah membenarkan kami melalui iman kepada-Mu. Tolong kami untuk tetap hidup oleh iman dan percaya kepada janji-Mu dalam setiap keadaan hidup kami. Mampukan kami memandang Kristus sebagai harta yang lebih berharga daripada segala sesuatu di dunia ini. Terima kasih Tuhan, Amin.”