Iman Menghasilkan Ketekunan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Iman Menghasilkan Ketekunan

Bacaan : Yakobus 1 : 2 – 8

“2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”

Yakobus mengajarkan agar orang percaya menganggap sebagai suatu sukacita ketika menghadapi berbagai pencobaan. Pencobaan bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Pencobaan sering membuat hati sedih dan lelah. Namun firman Tuhan mengajak kita melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Tuhan sedang bekerja di tengah kesulitan yang kita alami. Ia tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Melalui pencobaan, Tuhan sedang menguji iman kita. Iman yang diuji akan menjadi semakin kuat. Sama seperti emas dimurnikan melalui api, demikian juga iman dimurnikan melalui berbagai kesulitan hidup. Tuhan tidak sedang menghancurkan iman kita. Tuhan sedang membersihkan dan menguatkannya. Iman yang murni jauh lebih berharga daripada emas yang paling murni sekalipun. Ketika iman diuji, kita belajar untuk tetap percaya kepada Tuhan. Kita belajar bersandar kepada janji-Nya. Kita belajar menantikan pertolongan-Nya dengan setia. Proses ini tidak selalu mudah. Terkadang kita ingin menyerah di tengah perjalanan. Namun Tuhan memakai setiap ujian untuk menghasilkan ketekunan dalam hidup kita. Ketekunan adalah kemampuan untuk tetap setia meskipun keadaan sulit. Ketekunan membuat kita terus berjalan bersama Tuhan. Ketekunan menjaga kita agar tidak meninggalkan iman kita. Ketekunan membentuk karakter yang semakin dewasa di dalam Kristus. Melalui ketekunan, kita semakin mengenal kasih dan kesetiaan Tuhan. Karena itu, jangan melihat pencobaan hanya sebagai beban. Lihatlah pencobaan sebagai alat yang Tuhan pakai untuk membentuk iman yang teguh dan menghasilkan ketekunan yang memuliakan nama-Nya.

Doa Hari Ini :

”Bapa di surga, terima kasih karena Engkau memakai setiap pencobaan untuk memurnikan iman kami. Tolong kami tetap percaya dan setia kepada-Mu ketika menghadapi berbagai kesulitan hidup. Mampukan kami bertumbuh dalam ketekunan sehingga hidup kami semakin serupa dengan Kristus dan memuliakan nama-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin.”