“Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.”
Paulus berkata bahwa ia memberitakan hikmat Allah yang tersembunyi. Hikmat itu bukan hikmat dunia. Hikmat itu tidak lahir dari pikiran manusia. Hikmat itu berasal dari hati dan rencana Allah sendiri. Sejak semula Allah sudah menetapkan hikmat itu. Hikmat itu disiapkan untuk kemuliaan umat-Nya. Hikmat yang tersembunyi itu adalah Kristus sendiri. Di dalam Kristus, Allah menyatakan rencana keselamatan-Nya. Salib bukanlah kegagalan, tetapi pusat hikmat Allah. Dunia melihat salib sebagai kelemahan. Namun Allah menyatakan salib sebagai kuasa-Nya. Dunia melihat salib sebagai kebodohan. Namun bagi orang percaya, salib adalah hikmat yang menyelamatkan. Kristus datang untuk menyingkapkan apa yang dulu tersembunyi. Di dalam Dia, kita melihat kasih Allah yang sempurna. Di dalam Dia, kita mengerti jalan keselamatan. Di dalam Dia, kita menerima hidup yang baru. Hikmat Allah membawa kita kepada pengenalan akan Kristus. Semakin kita mengenal Kristus, semakin kita mengenal hati Allah. Kristus bukan hanya pemberi hikmat, tetapi Dia adalah Hikmat itu sendiri. Karena itu kita tidak perlu mencari jawaban hidup di luar Kristus. Dunia menawarkan banyak jalan, tetapi hanya Kristus yang adalah jalan keselamatan. Allah telah membuka rahasia besar-Nya melalui Yesus. Sekarang tugas kita adalah percaya, hidup, dan berjalan di dalam Kristus. Di dalam Kristus, hikmat Allah yang dahulu tersembunyi kini menjadi terang bagi hidup kita.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menyatakan hikmat Allah melalui salib-Mu. Tolong kami untuk semakin mengenal Engkau dan hidup menurut hikmat-Mu setiap hari. Pimpin kami agar selalu berjalan di dalam terang Kristus dan bukan menurut hikmat dunia. Terimakasih Tuhan, Amin!”