“ 34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”
Yesus memberikan perintah baru kepada kita: supaya kita saling mengasihi. Ini bukan sekadar perintah moral, tetapi panggilan untuk hidup dalam kuasa Injil. Injil bukan hanya kabar keselamatan, tetapi juga kekuatan untuk hidup baru. Di dalam Injil, kita melihat kasih Allah yang nyata melalui pengorbanan Yesus. Kasih itu bukan karena kita layak, tetapi karena Allah lebih dulu mengasihi kita. Karena itu, kita dipanggil untuk membagikan kasih itu kepada sesama. Tanpa Injil, kita mudah membalas kejahatan dengan kejahatan. Tapi Injil mengubahkan hati kita untuk mengasihi bahkan orang yang menyakiti kita. Saling mengasihi bukanlah beban, tapi buah dari hidup yang disentuh oleh kasih Kristus. Kasih sejati bukan sekadar perasaan, tapi keputusan untuk memberi diri. Kuasa Injil memampukan kita mengampuni, menerima, dan merangkul satu sama lain. Dalam dunia yang penuh kebencian, kasih Kristus menjadi terang yang menyala. Ketika kita saling mengasihi, dunia dapat melihat Yesus dalam hidup kita. Kasih bukan pilihan, tapi identitas kita sebagai murid Kristus. Injil mengangkat kita dari dosa untuk hidup saling melayani. Yesus menjadi teladan kita dalam mengasihi tanpa syarat. Ia membasuh kaki murid-Nya sebagai bukti kasih yang rendah hati. Kasih dalam Injil tidak menuntut balasan, tapi memberi dengan tulus. Dengan kasih itu, gereja menjadi tempat yang menyembuhkan, bukan melukai. Injil bukan hanya untuk didengar, tetapi untuk dihidupi setiap hari. Ketika kita tinggal dalam Injil, kasih akan menjadi gaya hidup kita. Dunia haus akan kasih yang sejati, dan Injil adalah jawabannya. Injil menembus batas suku, status, dan luka masa lalu. Setiap kali kita mengasihi, Injil dinyatakan dalam tindakan nyata. Mari kita tidak hanya berbicara tentang kasih, tapi sungguh menghidupinya. Sebab melalui kasih itulah Injil menunjukkan kuasanya yang menyelamatkan. Dan kasih itulah yang membuat dunia mengenal siapa Yesus yang kita imani.
Doa Hari Ini:
“Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang nyata melalui Injil. Ajari kami untuk saling mengasihi seperti Engkau telah lebih dulu mengasihi kami. Penuhi hati kami dengan kuasa kasih-Mu agar dunia melihat Engkau melalui hidup kami. Terima kasih Tuhan Yesus, Amin!”