“14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.”
Kasih Kristus menguasai kehidupan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Paulus berkata bahwa kasih Kristus telah menguasai dirinya dan mendorongnya untuk hidup bagi Kristus. Kasih Kristus bukan hanya perasaan yang menyenangkan, tetapi kuasa yang mengubah cara kita hidup. Kristus telah mengasihi kita lebih dahulu ketika kita masih berdosa. Ia menyerahkan diri-Nya di kayu salib untuk menebus kita dari dosa. Kematian Kristus menunjukkan bahwa kasih Allah bukan hanya perkataan, tetapi kasih yang nyata dan berkorban. Karena Kristus telah mati bagi kita, kita tidak lagi hidup hanya untuk kepentingan diri sendiri. Kita sekarang dipanggil untuk hidup bagi Dia yang telah mati dan bangkit bagi kita. Kasih Kristus juga mengajar kita untuk mengasihi orang lain. Perintah untuk saling mengasihi berakar pada kasih Kristus yang lebih dahulu diberikan kepada kita. Kita tidak dapat mengaku hidup dalam kasih Kristus jika kita terus memelihara kebencian kepada sesama. Mengasihi berarti belajar mengampuni ketika kita disakiti. Mengasihi berarti tetap berbuat baik walaupun tidak selalu mendapat balasan. Mengasihi juga berarti bersedia menolong orang yang membutuhkan. Dalam kehidupan bersama, kasih Kristus menolong kita untuk tidak mudah menghakimi orang lain. Kasih Kristus mengingatkan kita bahwa setiap orang membutuhkan anugerah Allah. Kita pun dahulu adalah orang berdosa yang diselamatkan hanya oleh kasih karunia. Karena itu, kita tidak memiliki alasan untuk merasa lebih baik daripada orang lain. Salib Kristus menjadi dasar bagi kita untuk membangun hubungan yang penuh kasih. Di dalam Kristus, Allah membentuk umat-Nya menjadi satu keluarga yang saling memperhatikan. Ketika kasih Kristus menguasai hati kita, perkataan kita mulai berubah menjadi lebih lembut. Ketika kasih Kristus menguasai hati kita, tindakan kita mulai mencerminkan pengampunan dan kemurahan hati. Dunia membutuhkan kesaksian tentang kasih Kristus melalui kehidupan orang percaya. Karena itu, marilah kita membiarkan kasih Kristus menguasai hati, pikiran, perkataan, dan tindakan kita. Kiranya melalui kehidupan kita, orang lain dapat melihat kasih Kristus yang menyelamatkan dan memulihkan. Kita mengasihi bukan untuk mendapatkan keselamatan, tetapi karena di dalam Kristus kita telah menerima keselamatan.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengasihi kami dan menyerahkan diri-Mu untuk menebus kami dari dosa.
Tolong kami agar kasih-Mu menguasai hati kami sehingga kami mampu mengampuni, menolong, dan mengasihi sesama dengan tulus.
Biarlah melalui kehidupan kami, orang lain dapat melihat kasih Kristus dan mengalami kebaikan-Mu setiap hari. Amin!”