Kejahatan Besar Manusia

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Kejahatan Besar Manusia

Bacaan : Kejadian 6 : 5–8

“Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata”

Kejadian 6:5–8 menunjukkan bahwa hati manusia telah menjadi sangat jahat di hadapan Allah. Tuhan melihat bahwa setiap rancangan hati manusia hanya tertuju pada kejahatan semata. Ini berarti dosa bukan hanya perbuatan luar, tetapi juga berasal dari dalam hati. Kejahatan manusia begitu besar sehingga memenuhi seluruh bumi. Allah yang kudus tidak dapat mengabaikan dosa seperti ini. Hati Tuhan menjadi sedih melihat ciptaan-Nya yang rusak oleh dosa. Ini menunjukkan bahwa dosa melukai hati Allah. Dalam keadilan-Nya, Allah memutuskan untuk menghukum dunia melalui air bah. Hukuman ini adalah konsekuensi dari kejahatan manusia yang terus-menerus. Namun di tengah kegelapan ini, ada satu orang yang berbeda, yaitu Nuh. Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Ini menunjukkan bahwa anugerah Allah tetap bekerja di tengah dunia yang rusak. Keselamatan selalu dimulai dari kasih karunia, bukan usaha manusia. Air bah menjadi tanda penghakiman Allah atas dosa. Tetapi di balik penghakiman itu, Allah sedang menyiapkan keselamatan melalui bahtera. Bahtera itu menjadi gambaran tentang Kristus yang menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Seperti Nuh masuk ke dalam bahtera, kita juga dipanggil untuk masuk ke dalam Kristus. Di dalam Dia, kita aman dari murka Allah. Kejahatan manusia tidak membatalkan rencana keselamatan Allah. Justru di tengah kejahatan, Injil semakin nyata. Allah tetap setia kepada perjanjian-Nya. Dari air bah, kita belajar bahwa dosa itu serius dan membawa hukuman. Tetapi kita juga belajar bahwa anugerah Allah lebih besar dari dosa manusia. Allah menyediakan jalan keselamatan bagi mereka yang percaya. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Kita juga diajak untuk bersandar penuh pada anugerah-Nya setiap hari.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, kami mengakui bahwa hati kami sering cenderung kepada kejahatan dan dosa. Terima kasih karena Engkau tetap memberikan anugerah dan keselamatan di dalam Kristus. Tolong kami hidup benar dan setia di hadapan-Mu setiap hari. Terima kasih Tuhan. Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×