“dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah”
Efesus 6:17 mengingatkan kita untuk memakai ketopong keselamatan dan pedang Roh sebagai perlengkapan rohani. Ketopong keselamatan berarti kita dilindungi oleh karya keselamatan Kristus. Ketika kita percaya kepada Kristus, pikiran kita dijaga dari kebohongan iblis. Iblis selalu ingin menanamkan keraguan tentang identitas kita di dalam Tuhan. Namun keselamatan dari Kristus meneguhkan bahwa kita telah ditebus dan dikasihi. Dengan ketopong ini, kita tidak lagi hidup dalam rasa takut. Kita juga tidak lagi hidup dalam rasa bersalah yang menghancurkan. Pikiran kita diarahkan untuk melihat diri kita di dalam kemenangan Kristus. Kita diingatkan bahwa keselamatan bukan usaha manusia, tetapi karunia Allah. Karena itu kita dapat merasa aman dalam kasih Tuhan. Selain ketopong keselamatan, kita juga diberikan pedang Roh. Pedang Roh adalah Firman Allah yang hidup. Firman Tuhan bukan hanya untuk kita dengar, tetapi untuk kita gunakan dalam peperangan rohani. Ketika pencobaan datang, Firman Tuhan menjadi kekuatan kita. Ketika rasa lemah menyerang, Firman Tuhan menjadi penghiburan kita. Ketika ada ketidakpastian, Firman Tuhan memberikan kepastian. Pedang Roh membuat kita tidak pasif dalam pertempuran iman. Kita melawan bukan dengan kekuatan diri sendiri, tetapi dengan kebenaran Tuhan. Firman Tuhan menusuk segala kebohongan musuh. Firman Tuhan meneguhkan kemenangan Kristus dalam hidup kita. Di tengah serangan si jahat, kita menang bukan karena kita hebat. Kita menang karena Kristus sudah menang lebih dulu. Kemenangan-Nya menjadi bagian kita. Ketika kita mengenakan ketopong keselamatan dan memegang pedang Roh, kita berjalan dengan kepastian iman. Setiap hari kita dapat berdiri teguh dalam anugerah Tuhan. Dan dalam perlengkapan ilahi ini, kita hidup sebagai umat pemenang bersama Kristus.
Doa Hari Ini:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah memberikan keselamatan yang menjaga hati dan pikiran kami. Tolong kami untuk selalu berpegang pada Firman-Mu sebagai kekuatan dalam setiap pergumulan hidup. Pimpin kami untuk terus hidup dalam kemenangan-Mu sampai akhir. Terima kasih Tuhan, Amin!”