“Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.”
Ketika kita percaya kepada Yesus, kita tidak hanya diselamatkan, tetapi juga diubah. Roma 6:11 berkata bahwa kita harus menganggap diri kita sudah mati terhadap dosa, tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. Ini berarti kita tidak boleh lagi membiarkan dosa memimpin hidup kita. Seperti orang mati tidak bisa lagi merespon suara, begitu juga kita terhadap godaan dosa. Kita tidak hidup untuk menyenangkan keinginan lama kita lagi. Dosa bukan lagi tuan kita. Yesus sekarang adalah Tuhan kita yang baru. Karena itu, hidup kita harus mencerminkan hidup Yesus. Kita harus belajar berkata “tidak” kepada dosa, dan “ya” kepada kehendak Allah. Ini bukan soal kuat atau hebatnya kita, tetapi soal iman kita kepada Kristus. Ketika Dia mati, kita ikut mati terhadap dosa. Ketika Dia bangkit, kita ikut hidup dalam hidup yang baru. Hidup baru ini bukan hidup yang kita jalani sendirian. Roh Kudus menolong kita setiap hari untuk hidup bagi Allah. Hidup bagi Allah berarti hidup dalam kebenaran, kasih, dan pengampunan. Kita belajar mencintai firman Tuhan dan membenci dosa. Kita tidak sempurna, tapi kita terus bertumbuh. Kita tidak berjuang untuk diselamatkan, tapi karena kita sudah diselamatkan. Inilah identitas kita sekarang: mati bagi dosa, hidup bagi Allah. Dunia mungkin tidak mengerti, tapi Allah senang ketika kita hidup sesuai kehendak-Nya. Jadi, marilah kita terus hidup dalam kemenangan yang Kristus sudah berikan.
Doa Hari Ini :
“Bapa, terima kasih atas anugerahMu yang sempurna. Aku telah mati bagi dosa karena Kristus dan aku percaya kasih Kristuslah yang memimpinku untuk hidup bagi Engkau. Terima kasih Bapa, Amin!”