Mati dari Hukum Taurat

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Mati dari Hukum Taurat

Bacaan : Roma 7 : 1 – 12

“Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.”

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Rasul Paulus menjelaskan bahwa melalui kematian Kristus, kita telah mati terhadap Hukum Taurat. Artinya, kita tidak lagi terikat pada aturan yang menuntut tanpa memberi kuasa untuk taat. Hukum Taurat itu baik, tetapi ia hanya menunjukkan dosa tanpa mampu menyelamatkan. Namun Injil Yesus Kristus membawa kuasa baru yang mengubah hati manusia dari dalam. Ketika Yesus mati, kita pun dianggap turut mati bersama-Nya terhadap kuasa dosa dan tuntutan hukum. Kita dibebaskan dari kehidupan lama yang penuh usaha sia-sia untuk menyenangkan Allah dengan kekuatan sendiri. Sekarang kita hidup dalam anugerah, bukan dalam tuntutan. Injil memberi kita hati yang baru dan semangat yang baru untuk hidup bagi Allah. Jemaat Roma diajak untuk memahami bahwa mereka bukan lagi budak hukum, tetapi pengantin Kristus yang hidup oleh kasih. Dalam hubungan ini, kasih menggantikan ketakutan, dan anugerah menggantikan kutuk. Hidup baru itu bukanlah kebebasan untuk berbuat dosa, melainkan kebebasan untuk berbuah bagi Allah. Ketika kita bersatu dengan Kristus, hidup kita menghasilkan buah kebenaran. Roh Kudus bekerja di dalam kita untuk mengubah hati yang keras menjadi lembut. Kuasa Injil membuat hidup kita berorientasi pada Kristus, bukan pada diri sendiri. Kita tidak lagi bergantung pada usaha manusia, tetapi pada kasih karunia Allah. Dalam Kristus, kita menemukan damai yang sejati dan sukacita dalam ketaatan. Hidup di bawah kasih karunia bukan berarti tanpa hukum, tetapi berarti hukum itu tertulis dalam hati kita. Injil memampukan kita melakukan kehendak Allah dengan sukacita, bukan paksaan. Paulus ingin agar jemaat Roma menyadari betapa besar kasih Allah yang membebaskan mereka dari belenggu Taurat. Mereka tidak lagi hidup dalam ketakutan, tetapi dalam hubungan kasih dengan Kristus. Inilah kehidupan baru yang penuh makna dan pengharapan. Injil telah mengubah arah hidup mereka dari kegelapan menuju terang. Dan seperti mereka, kita pun dipanggil untuk hidup dalam kebebasan yang sejati di dalam Kristus.

Doa Hari Ini:

“Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui kematian-Mu kami telah mati terhadap Hukum Taurat dan hidup dalam anugerah-Mu. Tolong kami untuk tidak lagi hidup dalam kekuatan sendiri, tetapi dalam kuasa Roh-Mu yang memberi hidup. Jadikan kami pribadi yang berbuah bagi Allah dalam setiap langkah kehidupan kami. Terima kasih Tuhan. Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×