Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

Bacaan : 2 Korintus 3 : 1 – 18

“Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.”

Dalam Surat Kedua kepada Jemaat di Korintus 3:18, Rasul Paulus berkata bahwa kita semua dengan muka yang tidak terselubung memandang kemuliaan Tuhan. Kita tidak lagi seperti umat di zaman Musa yang wajahnya tertutup selubung. Di dalam Yesus Kristus, selubung itu sudah disingkirkan. Yesus menjadi Pengantara Perjanjian Baru yang membuka jalan kepada Allah. Ia bukan hanya membawa firman, tetapi Ia sendiri adalah Firman yang hidup. Melalui salib-Nya, hubungan yang rusak dipulihkan. Melalui kebangkitan-Nya, hidup yang baru diberikan. Karena itu kita dapat memandang kemuliaan Tuhan tanpa takut. Memandang di sini berarti hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Kita belajar mengenal hati-Nya setiap hari. Roh Kudus bekerja di dalam kita ketika kita memandang Dia. Roh itu mengubah kita sedikit demi sedikit. Perubahan itu bukan hasil usaha manusia semata. Perubahan itu adalah karya anugerah dalam perjanjian yang baru. Kita diubah dari kemuliaan kepada kemuliaan. Artinya hidup kita makin serupa dengan Kristus. Karakter kita dibentuk oleh kasih dan kebenaran-Nya. Pikiran kita diperbarui oleh firman-Nya. Hati kita dilembutkan oleh pengampunan-Nya. Inilah tanda bahwa Yesus benar-benar menjadi Pengantara kita. Kita tidak hanya diselamatkan, tetapi juga diperbarui. Dunia dapat melihat terang Kristus melalui hidup kita. Ketika kita mengampuni, kita sedang memantulkan kemuliaan-Nya. Ketika kita taat, kita sedang mencerminkan wajah-Nya. Hidup orang percaya adalah cermin bagi kemuliaan Tuhan. Semua ini terjadi karena Yesus, Pengantara Perjanjian Baru, setia mengerjakan keselamatan kita sampai sempurna.

Doa Hari Ini:

“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadi Pengantara Perjanjian Baru bagi kami. Ubah kami dari hari ke hari supaya semakin mencerminkan kemuliaan-Mu. Pimpin kami oleh Roh-Mu agar hidup kami menjadi kesaksian yang memuliakan Bapa. Terima kasih Tuhan, Amin.”