“Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.”
Ayat 2 Korintus 3:18 mengajarkan bahwa kita semua dapat memandang kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak tertutup. Kita seperti cermin yang memantulkan cahaya Tuhan. Cahaya itu adalah kemuliaan Yesus yang penuh kasih dan kebenaran. Ketika kita terus memandang Dia, hidup kita akan diubahkan sedikit demi sedikit. Perubahan itu bukan dari usaha kita sendiri. Roh Kudus yang bekerja di dalam kita. Ia mengubah hati kita menjadi lembut. Ia mengubah pikiran kita menjadi bersih. Ia mengubah perkataan kita menjadi membangun. Pelayanan yang sejati bukan sekadar mengajar atau menolong orang. Pelayanan sejati adalah membawa orang mengenal Yesus. Saat orang mengenal Yesus, Roh Kudus akan menghidupkan mereka. Hidup yang mati karena dosa akan dihidupkan kembali. Mata rohani yang buta akan dibukakan. Hati yang keras akan dilunakkan. Pikiran yang kacau akan ditenangkan. Semua itu terjadi karena kuasa Roh Kudus. Kita dipanggil untuk menjadi pelayan yang memantulkan kemuliaan Tuhan. Kita dipanggil untuk menjadi teladan kasih Kristus. Dunia membutuhkan terang Tuhan yang terpancar dari kita. Terang itu bukan dari kita, tapi dari Yesus. Semakin kita dekat dengan Yesus, semakin terang itu memancar. Semakin kita memandang kemuliaan-Nya, semakin kita diubahkan. Perubahan itu akan terlihat dalam cara kita hidup. Orang akan melihat Yesus lewat sikap dan perkataan kita. Pelayanan yang menghidupkan adalah pelayanan yang membawa orang kepada Yesus. Dan pelayanan yang mengubah adalah pelayanan yang memancarkan kemuliaan Tuhan setiap hari.
Doa Hari Ini :
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau mengubah hidup kami menjadi seperti Engkau. Tolong kami agar setiap hari memandang kemuliaan-Mu dan memantulkannya kepada dunia. Pakailah hidup kami menjadi pelayanan yang menghidupkan dan mengubah demi kemuliaan-Mu. Terimakasih Tuhan Yesus, Amin!”