Nama Allah yang Tinggal Tetap

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Nama Allah yang Tinggal Tetap

Bacaan : 2 Raja - Raja 23 : 1 – 30

“27 Lalu berfirmanlah TUHAN: “Juga orang Yehuda akan Kujauhkan dari hadapan-Ku seperti Aku menjauhkan orang Israel, dan Aku akan membuang kota yang Kupilih ini, yakni Yerusalem, dan rumah ini, walaupun Aku telah berfirman tentangnya: Nama-Ku akan tinggal di sana!”

2 Raja-Raja 23:27 menunjukkan bahwa Allah tetap setia sekalipun umat-Nya berulang kali tidak setia. Tuhan berkata bahwa Ia akan membuang Yehuda dari hadapan-Nya sebagaimana Israel telah dibuang. Ayat ini memperlihatkan bahwa Allah tidak pernah menganggap dosa sebagai sesuatu yang ringan. Yerusalem telah menjadi tempat di mana nama Tuhan dinyatakan dan umat-Nya dipanggil untuk hidup dalam ketaatan. Namun, umat Tuhan terus meninggalkan perjanjian dan mengikuti jalan mereka sendiri. Karena itu, penghukuman Allah menjadi nyata sebagai konsekuensi dari ketidaktaatan mereka. Meskipun demikian, penghukuman bukan berarti Allah kehilangan kendali atas umat-Nya. Allah tetap memegang sejarah dan tetap menjalankan maksud perjanjian-Nya. Nama Allah tidak berubah hanya karena manusia berubah. Kesetiaan Allah tidak bergantung pada kesetiaan manusia. Inilah penghiburan bagi kita ketika menjalani kehidupan setiap hari. Kita sering berubah karena keadaan, perasaan, kegagalan, dan tekanan hidup. Namun, Tuhan tetap sama dan nama-Nya tetap untuk selama-lamanya. Ketika kita lemah, Tuhan tetap menjadi Allah yang setia. Ketika kita jatuh, Tuhan memanggil kita untuk kembali kepada-Nya. Ketika kita menghadapi masa depan yang tidak pasti, Tuhan tetap memegang hidup kita. Puncak kesetiaan Allah dinyatakan melalui Yesus Kristus. Di dalam Kristus, janji keselamatan Allah mencapai penggenapannya. Kristus datang untuk menanggung hukuman dosa dan membawa umat-Nya kembali kepada Allah. Salib Kristus menunjukkan bahwa Allah serius terhadap dosa sekaligus kaya dalam kasih karunia. Karena itu, menjalani hidup yang disertai Tuhan bukan berarti kita tidak pernah mengalami kesulitan. Menjalani hidup yang disertai Tuhan berarti kita percaya bahwa Tuhan tetap hadir dan memegang hidup kita dalam segala keadaan. Kita dipanggil untuk meninggalkan dosa dan hidup dalam ketaatan kepada firman-Nya. Kiranya setiap langkah hidup kita menyatakan bahwa nama Allah adalah nama yang tetap, setia, dan layak dimuliakan.

Doa Hari Ini :

“Tuhan, ajarlah kami untuk tetap percaya kepada-Mu karena nama-Mu tidak pernah berubah dan kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya.
Ampunilah kami ketika kami menjauh dari-Mu dan mampukan kami untuk hidup dalam ketaatan kepada firman-Mu.
Tolonglah kami menjalani setiap hari bersama-Mu, berpegang kepada Kristus, dan memuliakan nama-Mu dalam seluruh kehidupan kami. Amin.”