“Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.”
Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Kita diselamatkan bukan karena perbuatan baik kita. Kita diselamatkan karena anugerah-Nya. Paulus berkata bahwa ia menerima kasih karunia untuk memberitakan Injil. Tujuannya supaya semua bangsa percaya dan taat kepada Yesus. Percaya kepada Yesus adalah langkah pertama. Tapi percaya saja tidak cukup. Iman sejati selalu menghasilkan ketaatan. Ketaatan bukan syarat keselamatan, tapi bukti keselamatan. Jika kita sungguh percaya, kita akan taat. Taat karena kasih, bukan karena takut. Taat karena sudah diselamatkan, bukan supaya diselamatkan. Yesus telah mati bagi kita di kayu salib. Dia bangkit supaya kita hidup dalam ketaatan. Kita tidak hidup untuk diri kita sendiri. Kita hidup untuk Tuhan. Hidup kita bukan milik kita lagi. Kita sudah dibeli lunas oleh darah Yesus. Jadi, kita mau taat kepada-Nya. Taat meski sulit. Taat meski tidak mengerti. Taat meski dunia menolak. Sebab kita tahu kepada siapa kita taat. Kita taat kepada Tuhan yang mengasihi kita. Dia setia, Dia penuh kasih. Dia memberi kita Roh Kudus untuk menolong kita taat. Tanpa Roh Kudus, kita tidak mampu taat. Maka, jangan andalkan kekuatan sendiri. Berserahlah kepada Tuhan. Percayalah sepenuh hati. Dan taatilah Dia dalam segala hal. Karena percaya dan taat adalah bukti bahwa Yesus sungguh Raja dalam hidup kita. Hari ini, mari kita percaya dan taat kepada Dia dengan kasih yang tulus.
Doa Hari Ini :
“Bapa, aku percaya kasihMu adalah kekuatanku untuk hidup taat bagi Engkau. Terima kasih Bapa, anugerahMu mempesonaku. Amin!”