Keinginan Daging

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Keinginan Daging

Bacaan : Roma 8 : 1 – 17

“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.”

Keinginan daging, menurut Roma 8:6, membawa manusia kepada maut. Paulus mengingatkan bahwa pikiran yang dikuasai daging tidak dapat menghasilkan hidup. Daging di sini bukan hanya tubuh, tetapi hati yang menjauh dari Allah. Ketika keinginan daging memimpin, manusia hidup untuk diri sendiri. Hidup yang berpusat pada diri sendiri sulit menjadi berkat bagi orang lain. Keinginan daging membuat kita mudah marah, iri, dan egois. Sikap ini merusak relasi dengan sesama. Ia juga menutup telinga kita terhadap kebutuhan orang lain. Dalam perspektif perjanjian penebusan, Allah memanggil umat-Nya hidup dalam Roh. Hidup dalam Roh membawa hidup dan damai sejahtera. Damai sejahtera dari Allah mengalir keluar melalui perbuatan kasih. Orang yang hidup dalam Roh tidak mencari keuntungan pribadi semata. Ia rindu menyenangkan Allah dalam segala hal. Dari hati yang diubahkan, lahirlah tindakan yang memberkati banyak orang. Kita belajar memberi, bukan hanya mengambil. Kita belajar mengampuni, bukan membalas. Kita belajar melayani, bukan dilayani. Semua ini tidak mungkin lahir dari keinginan daging. Semua ini adalah buah karya Roh Kudus. Ketika kita menyalibkan keinginan daging, kita sedang membuka jalan berkat. Berkat itu pertama-tama mengalir dalam keluarga. Lalu berkat itu meluas ke gereja. Dari gereja, berkat itu menjangkau dunia. Dengan demikian, hidup kita menjadi alat penebusan Allah. Inilah panggilan orang percaya dalam Kristus.

Doa hari ini :

Tuhan, tolong kami melepaskan keinginan daging yang memimpin hidup kami. Pimpin kami oleh Roh-Mu agar hidup kami dipenuhi damai sejahtera dan kasih. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi banyak orang demi kemuliaan nama-Mu. Amin.

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×