Pelaku Firman

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Pelaku Firman

Bacaan : Yakobus 1 : 19 – 27

“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”

Yakobus 1:22 mengingatkan kita bahwa iman sejati harus terlihat dalam tindakan nyata. Firman Tuhan tidak diberikan hanya untuk didengar, tetapi untuk ditaati. Mendengar tanpa melakukan membuat hati kita mudah menipu diri sendiri. Ketika kita melakukan firman, hidup kita mulai diubahkan. Ketaatan adalah buah dari anugerah, bukan usaha untuk menyelamatkan diri. Dalam perspektif perjanjian penebusan, Allah lebih dahulu mengasihi dan menyelamatkan kita. Karena itu, ketaatan kita lahir sebagai respon syukur. Pelaku firman hidup sesuai kehendak Allah dalam keseharian. Ia jujur dalam perkataan dan setia dalam perbuatan. Hidup seperti ini membawa berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Keluarga merasakan damai melalui sikapnya. Gereja dikuatkan oleh keteladanannya. Dunia melihat terang Kristus melalui hidupnya. Menjadi pelaku firman berarti membiarkan firman membentuk keputusan kita. Firman menuntun kita saat bekerja, melayani, dan bersosialisasi. Kita belajar mengasihi bukan hanya dengan kata-kata. Kita belajar mengampuni dengan tindakan nyata. Kita belajar melayani tanpa mencari pujian. Semua ini adalah karya Roh Kudus di dalam kita. Namun Allah memanggil kita untuk taat setiap hari. Ketaatan kecil memiliki dampak yang besar. Hidup yang taat memuliakan Tuhan. Hidup yang taat menjadi saluran berkat. Tuhan memakai pelaku firman untuk menjangkau banyak orang. Inilah panggilan iman yang hidup dan menyelamatkan.

Doa Hari Ini:

“Tuhan, ajar kami untuk bukan hanya mendengar firman-Mu, tetapi juga melakukannya dengan setia. Bentuk hati dan tindakan kami agar hidup kami menjadi berkat bagi banyak orang. Pakailah kami sebagai pelaku firman yang memuliakan nama-Mu. Terima kasih Tuhan, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×