Mengapa Hatimu Panas ?

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Mengapa Hatimu Panas ?

Bacaan : Kejadian 4 : 6-7

“Firman Tuhan kepada Kain: ”Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?”

Kejadian 4:6-7 menunjukkan bahwa Tuhan melihat hati Kain yang panas dan gelisah. Tuhan bertanya, “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?” Pertanyaan ini menunjukkan bahwa Allah peduli pada isi hati manusia. Kain marah karena persembahannya tidak diterima. Namun masalahnya bukan pada korban itu saja, melainkan pada hatinya. Tuhan menegaskan bahwa jika ia berbuat baik, ia akan diterima. Ini berarti Allah melihat kebenaran hati sebelum melihat tindakan luar. Dosa digambarkan seperti binatang buas yang mengintip di depan pintu. Dosa ingin menguasai hati Kain. Tuhan memperingatkan bahwa ia harus berkuasa atas dosa itu. Jadi pergumulan terbesar bukan di luar, tetapi di dalam hati. Hati yang panas adalah pintu masuk bagi dosa. Ketika iri hati dibiarkan, ia berubah menjadi kebencian. Kebencian yang tidak dikendalikan akan melahirkan kekerasan. Inilah yang kemudian terjadi pada Habel. Darah Habel berteriak dari tanah sebagai saksi ketidakadilan. Darah itu berseru tentang dosa manusia. Namun Alkitab juga berbicara tentang darah lain yang berteriak lebih kuat. Darah itu adalah darah Yesus Kristus. Dalam rencana perjanjian penebusan Allah, darah Kristus bukan berteriak menuntut hukuman, tetapi membawa pengampunan. Jika darah Habel berbicara tentang kutuk, darah Kristus berbicara tentang keselamatan. Tuhan menegur Kain sebelum ia jatuh lebih dalam. Ini menunjukkan anugerah Allah yang memberi kesempatan untuk bertobat. Pertanyaan Tuhan masih berlaku bagi kita hari ini. Mengapa hatimu panas? Datanglah kepada Kristus supaya darah-Nya menyucikan hati kita dan memampukan kita mengalahkan dosa.

Doa Hari Ini:

“Tuhan, kami mengakui bahwa sering kali hati kami panas dan penuh iri. Ampuni kami dan bersihkan hati kami oleh darah Yesus Kristus. Tolong kami berkuasa atas dosa dan hidup dalam kebenaran-Mu setiap hari. Terima kasih Tuhan. Amin!”